BANNER RAMADHAN KOMINFO

Di Tengah Tren Mobil Listrik, Suzuki Tetap Andalkan Strategi Multi-Pathway

Di Tengah Tren Mobil Listrik, Suzuki Tetap Andalkan Strategi Multi-Pathway

Suzuki berfokus pada teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang efisien dan terjangkau--

Jakarta  - Di tengah gempuran peluncuran kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) yang kian masif, terutama dari pabrikan asal China, Suzuki memilih mengambil langkah berbeda.

BACA JUGA:Ketua Komisi II DPR Dukung Wacana Pemotongan Gaji DPR dan Kabinet, Tekankan Efisiensi Anggaran Menyeluruh

BACA JUGA:Perbaikan Jalan Amblas di Pelawi OKU Selatan Masuk Tahap Pemasangan Gorong-gorong

Pabrikan asal Jepang ini menegaskan tidak terburu-buru mengikuti tren BEV secara agresif, melainkan fokus pada strategi global yang disebut sebagai multi-pathway.

“Secara strategi, kami tidak hanya melihat Indonesia, tapi secara global adalah multi-pathway. Jadi kami menawarkan beberapa solusi berkaitan dengan penurunan emisi karbon,” kata Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT SIS Dony Saputra, di Jakarta,

BACA JUGA:Bukan Sekadar Salaman! Wakil Bupati Ogan Ilir Beri Pesan Menohok untuk Ribuan ASN di Tanjung Senai

BACA JUGA:Dunia Pendidikan 2026 Alami Transformasi, Digitalisasi dan Kurikulum Adaptif Jadi Fokus

Dony menyebut, Suzuki melihat upaya penurunan emisi karbon tidak bisa diselesaikan dengan satu solusi teknologi

Strategi multi-pathway yang dimaksud mencakup berbagai teknologi ramah lingkungan, mulai dari kendaraan hybrid, penggunaan energi alternatif, hingga BEV.

Namun, Suzuki menilai bahwa penerapan teknologi tersebut harus disesuaikan dengan kondisi pasar, kebutuhan konsumen, serta lingkungan di masing-masing negara.

“Tidak serta-merta dalam bentuk BEV. Kami menawarkan beberapa teknologi, ada hybrid, kemudian energi alternatif lainnya, maupun BEV,” lanjutnya.

Pendekatan ini sekaligus menjelaskan mengapa Suzuki belum terlihat agresif meluncurkan banyak model mobil listrik murni di Indonesia, berbeda dengan sejumlah merek lain yang tengah gencar memperkenalkan BEV sebagai solusi utama.

Suzuki berharap, ke depan seluruh teknologi tersebut dapat diperkenalkan secara bertahap di Indonesia, dengan mempertimbangkan kesiapan ekosistem serta karakter konsumen nasional.

“Kami berharap semuanya nanti bisa kami introduce di Indonesia, sehingga lebih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen, serta lingkungan yang ada di sekitar konsumen,” ujarnya.

Sumber: