Banner Lebaran

BKHIT Sumsel sertifikasi kopi robusta Pagaralam untuk masuk Australia

BKHIT Sumsel sertifikasi kopi robusta Pagaralam untuk masuk Australia

Sri Endah Ekandari--

Palembang  - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Sumatera Selatan mengeluarkan sertifikat Phytosanitary (Phytosanitary Certificate) 8,8 ton kopi robusta asal Kota Pagaralam provinsi setempat untuk masuk pasar Sydney, Australia.

 

Sebelum dikirim ke negara tujuan ekspor, sesuai ketentuan kopi robusta Pagaralam harus disertifikasi atau melalui serangkaian tindakan karantina, di antaranya pemeriksaan fisik dan pengujian laboratorium guna memastikan aman dari hama penyakit dan memenuhi persyaratan ekspor, kata Kepala BKHIT Sumatera Selatan Sri Endah Ekandari, di Palembang, Kamis.

 

Dia menjelaskan, salah satu persyaratan utama untuk komoditas perkebunan masuk Australia adalah jaminan bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), khususnya Trogoderma spp.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian laboratorium oleh tim BKHIT Sumsel, menunjukkan kopi robusta Pagaralam dinyatakan bebas dari Trogoderma spp.

 

“Kami memastikan setiap komoditas yang akan diekspor melalui proses karantina yang baik, guna memenuhi persyaratan teknis negara tujuan," ujarnya.

 

Jaminan kesehatan dan keamanan produk pangan itu penting untuk menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia

 

Lebih lanjut, Endah mengatakan ekspor kopi tersebut mencerminkan potensi besar daerah Pagaralam sebagai sentra penghasil kopi berkualitas.

 

Sumber: