Viral Pria Terikat Ngaku Dibegal di Sukabumi Ternyata Terlilit Utang
Pria ngaku di begal teDibegal di Sukabumi Ternyata Terlilit Utang--
Sukabumi - Video seorang pria ditemukan dalam kondisi terikat di dalam mobil viral di media sosial. Pria tersebut sempat mengaku menjadi korban pembegalan. Namun, hasil penyelidikan polisi mengungkap fakta sebaliknya. Peristiwa itu hanyalah rekayasa
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada hari ini, Jumat (30/1/2026) di Jalan Lingkar Selatan, Desa Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Dalam video viral, pria berinisial N itu mengaku jadi korban pembegalan dengan kondisi kaki dan tangannya terikat tali tambang.
Usai menerima laporan video viral tersebut, pihak Polsek Cisaat bersama Jatanras Polres Sukabumi Kota langsung melakukan penyelidikan. Tak berselang lama, akal bulus N pun terungkap.
"Setelah kami lakukan penyelidikan, alhamdulillah kebenarannya sudah terungkap. Kejadian pembegalan itu tidak benar. Yang bersangkutan sengaja melakukan itu untuk kepentingan pribadi, seolah-olah dirinya dibegal," kata Kapolsek Cisaat, AKP Yanto Sudiarto saat dikonfirmasi, Jumat (30/1) malam.
Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang. Uang dan telepon genggam yang disebut-sebut diambil pelaku pembegalan ternyata masih berada dalam penguasaan pria tersebut.
"Faktanya uang dan HP masih ada pada yang bersangkutan, tidak ada pembegalan," tegasnya.
Lebih lanjut, pria berinisial N itu mengakui nekat merekayasa kejadian karena terdesak kebutuhan ekonomi. Ia mengaku terlilit utang dan membutuhkan uang dalam waktu cepat.
"Hasil pemeriksaan, pengakuannya dia butuh uang karena terlilit utang," ungkapnya.
Terkait proses hukum, Yanto menjelaskan kasus tersebut tidak berlanjut ke tahap penyidikan lanjutan. Pasalnya, pihak yang memiliki uang atau bos N tidak membuat laporan resmi ke kepolisian.
"Yang bersangkutan merupakan karyawan sebagai sopir sayuran. Pemilik uang tidak membuat laporan, sehingga tidak ditindaklanjuti ke proses berikutnya," jelasnya.
Menariknya, polisi juga memastikan pria tersebut mengikat dirinya sendiri untuk memperkuat skenario seolah menjadi korban kejahatan jalanan.
"Diikat sendiri, tidak ada orang lain. Seolah-olah dia diikat oleh pelaku pembegalan, padahal tidak," kata Yanto.
Berdasarkan pengakuan, N mengaku mengikat dirinya sejak sekitar pukul 04.00 WIB dan baru ditemukan warga sekitar pukul 06.30 WIB. Polisi menegaskan tidak ada peristiwa pembegalan seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.
"Video itu bohong. Tidak ada pembegalan, seolah-olah dia korban, padahal tidak," pungkas Yanto.
Sumber:





