Curah Hujan Tinggi, Pemkab OKU Selatan Tangani Longsor di Sungai Are
BPBD OKU Selatan Lakukan Kaji Cepat di Lokasi Longsor Kecamatan Sungai Are-Fhoto: Ist-
Harianokus.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani kejadian tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Sungai Are, Selasa (3/2/2026).
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD OKU Selatan, bencana tanah longsor terjadi di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama berada di ruas jalan penghubung Desa Sadau Jaya–Desa Ujan Mas, sementara lokasi kedua berada di Jalan Kabupaten menuju Desa Pulau Kemuning, Kecamatan Sungai Are.
BACA JUGA:Sambut Ramadhan 1447 H, Lapas Muaradua Gelar Malam Nisfu Sya’ban
BACA JUGA:Perkuat Koordinasi, Dinas Ketahanan Pangan dan Kecamatan Muaradua Bahas Stabilitas Harga Bahan Pokok
BPBD OKU Selatan menerima laporan kejadian pada pukul 17.24 WIB. Longsor diketahui terjadi sekitar pukul 16.20 WIB di hari yang sama, dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, material tanah longsor menutupi badan jalan dan mengganggu akses transportasi.
Pada ruas jalan provinsi penghubung Desa Sadau Jaya dan Desa Ujan Mas, terdapat satu titik longsor dengan kondisi tanah di bawah badan jalan mengalami amblas dan berpotensi menyebabkan jalan terputus.
BACA JUGA:Sembilan korban ledakan gas di Palembang terima layananBPJS
BACA JUGA:Polisi tangkap dua pelaku promosi judi online di Palembang
Sementara di Jalan Kabupaten menuju Desa Pulau Kemuning, tercatat tiga titik longsor yang mengakibatkan badan jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di kedua ruas jalan terganggu dan aktivitas masyarakat setempat ikut terdampak.
BACA JUGA:Polisi tangkap dua pelaku promosi judi online di Palembang
BACA JUGA:Banjir rendam puluhan rumah warga Desa Tanjung Dalam Muara Enim
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD OKU Selatan bersama unsur TNI, Polri, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei lokasi, kaji cepat, serta koordinasi dengan stakeholder terkait guna menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang masih cukup tinggi.
Sumber:





