Banner Lebaran

77 Desa Masih Blank Spot, Pemkab OKU Selatan Genjot Perluasan Jaringan

77 Desa Masih Blank Spot, Pemkab OKU Selatan Genjot Perluasan Jaringan

Kepala Dinas Kominfo OKU Selatan Zakiah saat menyampaikan upaya perluasan jaringan telekomunikasi di wilayah blank spot.-Fhoto: Ist-

Harianokus.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) terus mengupayakan perluasan layanan jaringan telekomunikasi guna mengatasi wilayah blank spot yang masih terjadi di sejumlah desa. Saat ini, sebanyak 77 desa di OKU Selatan tercatat belum terjangkau jaringan telekomunikasi secara optimal.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab OKU Selatan secara aktif melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pendataan wilayah blank spot, koordinasi lintas sektor, hingga menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dan penyedia layanan telekomunikasi.

BACA JUGA:Satlantas Polres OKU Selatan Bagi Helm Gratis untuk Pengemudi Ojek

BACA JUGA:Pemangku Adat Lima Kecamatan OKU Selatan Bersilaturahmi di Muaradua

Kepala Dinas Kominfo OKU Selatan, Zakiah, S.E., M.M., mengatakan keterbatasan jaringan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya, akses telekomunikasi dan internet kini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk mendukung pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan perekonomian digital.

“Sebanyak 77 desa yang masih blank spot terus kami perjuangkan agar segera terlayani jaringan telekomunikasi. Diskominfo rutin melakukan pemetaan serta mengusulkan pembangunan infrastruktur jaringan, baik melalui program pemerintah pusat maupun kerja sama dengan operator seluler,” ujarnya.

BACA JUGA:Puskesmas Muaradua Kenalkan Dunia Kesehatan ke Siswa TK

BACA JUGA:Menikmati tekwan Palembang ala masa kini, pakai mie instan

Ia menambahkan, pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) serta peningkatan kualitas jaringan di wilayah prioritas, khususnya desa terpencil dan daerah dengan kondisi geografis sulit.

“Harapannya, secara bertahap seluruh desa di OKU Selatan dapat menikmati akses jaringan yang layak dan merata, sehingga tidak ada lagi kesenjangan informasi antarwilayah,” tambahnya.

BACA JUGA:Polda Lampung ungkap kasus love scaming

BACA JUGA:Indonesia alokasikan Rp2 trilun konservasi Taman Nasional Way Kambas

Pemkab OKU Selatan optimistis, melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta, permasalahan blank spot dapat diminimalisir sekaligus mendorong percepatan transformasi digital serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

 

Sumber: