Ekonomi Sulit, Gaya Hidup Elit Masih Jadi Tren: Antara Gengsi dan Realita
Ilustrasi gaya hidup mewah di tengah kondisi ekonomi sulit, --
Harian OKU Selatan.id - Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian masyarakat, fenomena gaya hidup elit justru masih terlihat di berbagai kalangan. Mulai dari kebiasaan nongkrong di tempat mahal, penggunaan barang bermerek, hingga pamer gaya hidup mewah di media sosial masih menjadi tren yang sulit ditinggalkan.
Sejumlah pengamat sosial menilai, perubahan pola hidup ini dipengaruhi oleh tekanan lingkungan dan perkembangan media digital. Banyak orang merasa harus terlihat sukses agar tetap diakui dalam pergaulan. Akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang memaksakan kondisi keuangan demi menjaga citra.
Di sisi lain, para pakar ekonomi mengingatkan pentingnya kesadaran finansial. Mereka menyarankan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur pengeluaran, terutama di masa ekonomi yang belum stabil. Pengeluaran yang tidak sesuai kemampuan dinilai berisiko menimbulkan masalah keuangan jangka panjang.
BACA JUGA:Istilah “Janda Gatal” Jadi Sorotan, Pakar Ingatkan Bahaya Stigma dan Pentingnya Edukasi Sosial
Meski begitu, tren hidup sederhana juga mulai muncul sebagai reaksi terhadap kondisi ekonomi. Sebagian masyarakat kini lebih memilih menabung, mengurangi belanja konsumtif, dan fokus pada kebutuhan utama.
Fenomena ekonomi sulit namun gaya hidup elit tetap berjalan menjadi gambaran perubahan sosial di era modern. Para ahli berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyeimbangkan gaya hidup dengan kondisi finansial agar terhindar dari tekanan ekonomi yang lebih besar di masa depan
Sumber:





