BANNER RAMADHAN KOMINFO

Manfaatkan Momen Ramadhan, Kemenag Libatkan Penyuluh Lakukan On Air Berikan Pencerahan Keagamaan kepada Masyar

Manfaatkan Momen Ramadhan, Kemenag Libatkan Penyuluh Lakukan On Air Berikan Pencerahan Keagamaan kepada Masyar

Penyuluh Agama Kemenag OKU Selatan saat Mengisi Siaran On Air Ramadhan-Fhoto: Ist-

Harianokus.com– Dalam rangka memanfaatkan momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui jajaran di daerah melibatkan para penyuluh agama untuk memberikan pencerahan keagamaan kepada masyarakat melalui siaran on air di sejumlah radio lokal di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS).

Program siaran Ramadhan ini menjadi salah satu upaya strategis Kemenag dalam memperluas jangkauan dakwah serta memberikan pemahaman keagamaan yang moderat, sejuk, dan mencerahkan kepada masyarakat luas. Melalui media radio, pesan-pesan keagamaan diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau oleh kegiatan tatap muka.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan, Dr. H. Karep, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat. Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat pemahaman umat tentang ibadah, akhlak, serta nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.

“Melalui siaran on air ini, para penyuluh agama menyampaikan berbagai materi keagamaan, mulai dari keutamaan puasa, tata cara ibadah yang benar, fiqih Ramadhan, zakat, hingga pentingnya menjaga ukhuwah dan kondusivitas selama bulan suci,” ujarnya.

Menurutnya, radio masih menjadi media yang efektif dan mudah diakses oleh masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Oleh karena itu, Kemenag memandang perlu untuk memanfaatkan media ini sebagai sarana dakwah yang inklusif dan edukatif.

Selain ceramah singkat, program ini juga dikemas secara interaktif dengan menghadirkan sesi tanya jawab langsung. Masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar persoalan keagamaan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, baik terkait ibadah, muamalah, hingga persoalan sosial keagamaan lainnya.

“Dengan adanya sesi interaktif, masyarakat tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga dapat berpartisipasi aktif. Ini menjadi ruang konsultasi yang sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang kesulitan mengakses layanan konsultasi keagamaan secara langsung,” jelasnya.

Para penyuluh agama yang terlibat dalam program ini terdiri dari penyuluh fungsional maupun non-PNS yang selama ini aktif melakukan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Mereka telah dibekali dengan materi dan metode penyampaian yang komunikatif agar pesan yang disampaikan mudah dipahami serta relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.

Kegiatan siaran Ramadhan ini juga sejalan dengan komitmen Kemenag dalam memperkuat moderasi beragama, meningkatkan kualitas pemahaman keislaman, serta membangun suasana kehidupan beragama yang harmonis dan toleran.

Dr. H. Karep berharap, melalui program ini, suasana Ramadhan di OKU Selatan dapat berlangsung lebih khusyuk, damai, dan penuh keberkahan. Selain itu, nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, serta kebersamaan antarwarga diharapkan semakin kuat.

“Semoga kegiatan ini mampu menjadi sarana dakwah yang efektif dan membawa dampak positif bagi kehidupan keagamaan masyarakat. Kita ingin Ramadhan ini benar-benar menjadi bulan pembinaan spiritual dan sosial bagi seluruh umat,” tutupnya.

Program siaran on air Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dan disiarkan secara rutin di beberapa radio lokal. Materi yang disampaikan akan disesuaikan dengan tema-tema aktual yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pembahasan seputar ibadah harian, etika sosial, hingga penguatan nilai persatuan dan toleransi.

Melalui langkah ini, Kemenag OKU Selatan optimistis dapat menghadirkan dakwah yang lebih merata, menyentuh, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 

Sumber: