BANNER RAMADHAN KOMINFO

Pedagang Diminta Jaga Kebersihan dan Kualitas Makanan Selama Ramadan

Pedagang Diminta Jaga Kebersihan dan Kualitas Makanan Selama Ramadan

Pemerintah mengingatkan para pedagang makanan agar menjaga kebersihan dan kualitas produk yang dijual selama Ramadan hingga menjelang Lebaran guna melindungi kesehatan masyarakat.--

Harian OKU Selatan ID- Menjelang Hari Raya Idulfitri, pemerintah kembali mengingatkan para pedagang makanan untuk menjaga kebersihan serta kualitas produk yang dijual kepada masyarakat. Imbauan ini disampaikan guna memastikan makanan yang beredar di pasar tetap aman dikonsumsi, terutama selama bulan Ramadan ketika aktivitas jual beli makanan meningkat tajam.

Pemerintah melalui dinas terkait melakukan pengawasan di sejumlah pasar tradisional dan pusat penjualan makanan di berbagai daerah. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan pedagang mematuhi standar kebersihan, menggunakan bahan makanan yang layak, serta tidak menjual makanan yang sudah kedaluwarsa.

BACA JUGA:Pemkab OKU Selatan Dukung Program Hasil Terbaik Cepat, Status RSUD Muaradua Ditargetkan Naik Jadi Tipe C

Dalam beberapa hari terakhir, petugas melakukan inspeksi mendadak di beberapa pasar. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebagian besar pedagang dinilai telah mematuhi aturan dengan menjaga kebersihan tempat berjualan serta memastikan bahan makanan yang digunakan masih dalam kondisi baik.

Namun demikian, pemerintah tetap mengingatkan pedagang agar tidak lengah. Selama Ramadan hingga menjelang Lebaran, permintaan makanan seperti kue kering, takjil, dan berbagai hidangan khas Lebaran meningkat secara signifikan. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab untuk menjual makanan dengan kualitas rendah.

BACA JUGA:Asisten II Setda OKU Selatan Pimpin Rakor Penataan PKL dan Parkir di Kota Muaradua

Selain kebersihan, pedagang juga diminta memperhatikan cara penyimpanan makanan. Makanan yang disimpan terlalu lama berisiko mengalami perubahan rasa maupun kualitas yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Oleh karena itu, pedagang diimbau untuk memproduksi makanan secukupnya dan tidak menimbun stok terlalu lama.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya penggunaan bahan makanan yang aman dan tidak mengandung zat berbahaya. Beberapa bahan yang dilarang seperti pewarna tekstil, formalin, maupun boraks tidak boleh digunakan dalam proses pembuatan makanan karena dapat membahayakan kesehatan.

BACA JUGA:Safari Ramadan di Masjid Nurul Amal, Bupati OKU Selatan Serahkan Bantuan untuk Warga

Selain melakukan pengawasan, pemerintah juga memberikan edukasi kepada pedagang mengenai pentingnya menjaga kualitas makanan. Edukasi tersebut dilakukan melalui sosialisasi langsung di pasar-pasar maupun melalui berbagai kegiatan pembinaan bagi pelaku usaha kecil.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti saat membeli makanan, terutama kue Lebaran dan makanan siap saji. Konsumen diminta memperhatikan kondisi makanan, aroma, serta kebersihan tempat penjualan sebelum memutuskan untuk membeli.

BACA JUGA:Hari Raya Idulfitri Bertepatan dengan Hari Nyepi, Pemerintah Siapkan Pengaturan Khusus

Jika masyarakat menemukan makanan yang diduga tidak layak konsumsi atau mengandung bahan berbahaya, pemerintah meminta agar segera melaporkan kepada petugas atau dinas terkait. Laporan masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu pengawasan di lapangan.

Dengan adanya pengawasan serta kerja sama antara pedagang, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan makanan yang beredar selama Ramadan hingga Lebaran

Sumber: