BANNER RAMADHAN KOMINFO

Harga Kebutuhan Pokok di Sumsel Mulai Naik Jelang Lebaran

Harga Kebutuhan Pokok di Sumsel Mulai Naik Jelang Lebaran

harga kebutuhan pokok di sumatera selatan mulai naik jelang lebaran--

Harian OKU Selatan.ID- Sejumlah harga kebutuhan pokok di wilayah Sumatera Selatan mulai mengalami kenaikan menjelang perayaan Idul Fitri 2026. Kenaikan harga ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan Ramadan hingga mendekati hari raya.

Beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan di antaranya cabai merah, bawang merah, telur ayam, serta daging ayam. Di sejumlah pasar tradisional di kota Palembang, harga cabai dan daging ayam mulai merangkak naik dalam beberapa hari terakhir karena tingginya permintaan dari masyarakat.

BACA JUGA:Polda Sumsel Tangkap Tiga Pengedar Narkoba, 26 Paket Sabu Siap Edar Disita

Para pedagang di pasar tradisional menyebutkan bahwa kenaikan harga sudah mulai terasa sejak awal Ramadan. Aktivitas masyarakat yang meningkat, seperti kebutuhan untuk berbuka puasa, memasak di rumah, hingga persiapan hidangan Lebaran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong naiknya harga bahan pangan.

Selain meningkatnya permintaan, faktor distribusi juga turut memengaruhi harga di tingkat pasar. Pasokan dari daerah penghasil terkadang mengalami keterlambatan akibat kondisi transportasi dan cuaca yang tidak menentu. Hal tersebut membuat harga sejumlah komoditas mengalami penyesuaian di pasar.

BACA JUGA:Bintara Polri Angkatan 2006 Dregs Bagikan Takjil di Simpang Pemkab OKU Selatan

Harga cabai merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram kini mulai naik hingga sekitar Rp55 ribu sampai Rp60 ribu per kilogram di beberapa pasar. Sementara itu, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari sekitar Rp35 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram.

Tidak hanya cabai dan bawang, harga daging ayam potong juga mengalami kenaikan. Saat ini harga ayam potong di sejumlah pasar berada di kisaran Rp38 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan untuk berbagai hidangan Lebaran.

Meski harga beberapa komoditas mengalami kenaikan, aktivitas jual beli di pasar tetap terlihat ramai. Banyak masyarakat yang mulai berbelanja kebutuhan pokok lebih awal untuk menghindari lonjakan harga yang lebih tinggi mendekati hari raya.

BACA JUGA:Hakim PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas, Status Tersangka Dinyatakan Sah

Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi menjelang Lebaran.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga menyiapkan berbagai program stabilisasi harga. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar operasi pasar murah di sejumlah daerah. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

BACA JUGA:Ketua Fraksi Golkar DPR RI Soroti Biaya Tinggi Pilkada dan Kaitannya dengan OTT KPK

Selain itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan distributor dan pemasok bahan pangan agar pasokan ke pasar tetap lancar. Dengan ketersediaan stok yang cukup, diharapkan harga kebutuhan pokok dapat tetap stabil hingga menjelang hari raya.

Sumber: