Jelang Musim Panen, Kopi Petani Dicuri di Batang Pohon
--
OKU Selatan – Menjelang musim panen, para petani kopi di sejumlah wilayah mulai resah akibat maraknya aksi pencurian buah kopi yang masih berada di batang pohon. Pelaku diduga memanfaatkan kondisi kebun yang jauh dari pemukiman serta minimnya pengawasan untuk melancarkan aksinya.
Aksi pencurian ini terjadi saat buah kopi mulai memasuki masa matang, di mana warna merah pada buah menandakan siap panen. Namun, sebelum sempat dipetik oleh pemilik kebun, buah kopi justru lebih dulu diambil oleh oknum tak bertanggung jawab.
BACA JUGA:Tak Bisa Dilalui! Sampah Pasar Saka Selabung Menumpuk Hingga Tengah Jalan
BACA JUGA:Program Makanan Bergizi Gratis Disorot, Dugaan Makanan Tak Layak Picu Kekhawatiran
Sejumlah petani mengaku mengalami kerugian yang tidak sedikit. Dalam satu malam, pelaku bisa mengambil kopi dalam jumlah cukup banyak, sehingga berdampak langsung terhadap hasil panen yang seharusnya menjadi sumber penghasilan utama petani.
“Sudah mulai merah, tapi malah hilang duluan. Kami sangat dirugikan karena ini hasil kerja berbulan-bulan,” ujar salah satu petani.
Kondisi ini membuat petani harus meningkatkan kewaspadaan. Beberapa di antaranya bahkan mulai menjaga kebun pada malam hari untuk mencegah aksi pencurian. Namun, keterbatasan tenaga dan luasnya area perkebunan menjadi tantangan tersendiri.
BACA JUGA:Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan Paskah di Gereja St Yoseph: Tertib dan Lancar
BACA JUGA:Operasi Undercover Ditresnarkoba Polda Sumsel Kembali Menjerat Pengedar Sabu-Sabu
Selain merugikan secara ekonomi, pencurian ini juga berdampak pada kualitas hasil panen. Buah kopi yang dipetik secara sembarangan oleh pelaku sering kali tidak melalui proses seleksi yang baik, sehingga berpotensi menurunkan kualitas produksi kopi secara keseluruhan.
Para petani berharap adanya perhatian dari pemerintah dan aparat keamanan untuk mengatasi persoalan ini. Mereka meminta adanya patroli atau langkah pengamanan di wilayah perkebunan, terutama saat memasuki musim panen.
BACA JUGA:Meski Diguyur Hujan, Situasi OKU Selatan Tetap Aman dan Kondusif
BACA JUGA:BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dan Panjang
“Kami berharap ada tindakan tegas agar pelaku jera. Kalau dibiarkan, setiap tahun pasti kejadian lagi,” tambah petani lainnya.
Sumber:
