Akses Lumpuh! Warga Tebing Batu Harapkan Perbaikan Jalan Rusak di Buay Pemaca
Warga Tebing Batu, Desa Sinar Baru, OKU Selatan mengeluhkan jalan rusak parah yang menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.--
Harian OKU Selatan.ID- Kondisi jalan kabupaten di wilayah Tebing Batu, Desa Sinar Baru, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah dan tak kunjung diperbaiki. Akses yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat tersebut kini dinilai semakin memprihatinkan dan menghambat berbagai kegiatan sehari-hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan jalan dipenuhi lubang besar, permukaan tanah yang tidak rata, serta genangan air saat hujan turun. Kondisi ini membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, sulit melintas. Bahkan, tidak sedikit pengendara yang harus ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan.
BACA JUGA:Menu MBG Dikeluhkan! Warga Talang Padang Sebut Ayam Tak Layak Konsumsi
BACA JUGA:Pemerintah Tetap Turunkan Biaya Haji Meski Harga Avtur Naik, Ini Alasannya
Warga setempat mengaku kondisi jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan dari pemerintah. Kerusakan yang terus dibiarkan membuat akses transportasi semakin memburuk dari waktu ke waktu.
“Kalau hujan, jalan ini jadi sangat licin dan berlumpur. Banyak motor yang jatuh, apalagi kalau malam hari,” ujar salah satu warga Tebing Batu.
Jalan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah dan menjadi jalur utama bagi aktivitas ekonomi masyarakat, seperti mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Dengan kondisi jalan yang rusak, biaya transportasi menjadi meningkat dan waktu tempuh pun lebih lama.
BACA JUGA:Tragis! Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung di Lahat, Warga Geger
BACA JUGA:Kadinsos OKU Selatan Tunjukkan Kepedulian Tinggi, Aktif Bantu Warga dan Perkuat Layanan Sosial
Para petani menjadi salah satu pihak yang paling terdampak. Mereka mengaku kesulitan membawa hasil panen keluar desa, sehingga berpotensi menurunkan nilai jual komoditas. Selain itu, distribusi kebutuhan pokok ke wilayah tersebut juga ikut terhambat.
Tidak hanya sektor ekonomi, akses pendidikan dan kesehatan juga terdampak. Anak-anak sekolah harus melewati jalan rusak setiap hari, sementara warga yang membutuhkan layanan kesehatan terkadang mengalami keterlambatan akibat kondisi jalan yang sulit dilalui.
“Kalau ada yang sakit dan harus dibawa ke puskesmas atau rumah sakit, kami kesulitan. Jalan ini benar-benar butuh perhatian serius,” tambah warga lainnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan. Mereka menilai jalan tersebut merupakan infrastruktur dasar yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan, mengingat fungsinya yang sangat vital bagi kehidupan warga.
BACA JUGA:Musim Duku Mulai Tiba di OKU Selatan, Harga Awal Tembus Rp15 Ribu per Kilo
Sumber:
