BANNER RAMADHAN KOMINFO

Sekda OKU Selatan Tegaskan Pengawasan Distribusi LPG Diperketat, Cegah Kelangkaan

Sekda OKU Selatan Tegaskan Pengawasan Distribusi LPG Diperketat, Cegah Kelangkaan

Tabung gas LPG --

MUARADUA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menegaskan sikap tegas terhadap tata kelola distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) di daerah. Sekretaris Daerah OKU Selatan, H. M. Rahmatullah, S.STP., M.M., menerima audiensi dari PT. Putra Balkom Jaya dan PT. MESS di ruang kerjanya, Senin (20/04/2026), untuk membahas langsung persoalan distribusi dan pengawasan LPG di lapangan.

Pertemuan ini tidak hanya bersifat koordinatif, tetapi juga menjadi forum evaluasi terhadap pola distribusi yang selama ini berjalan. Pemerintah daerah menyoroti pentingnya stabilitas pasokan LPG agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat merugikan masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Dalam pembahasan tersebut, Sekda menegaskan bahwa distribusi LPG tidak boleh hanya berorientasi pada aspek bisnis semata, tetapi juga harus mengutamakan kepentingan publik. Ia meminta agar perusahaan lebih disiplin dalam memastikan rantai distribusi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

BACA JUGA:Sebanyak 2.290 ton beras bantuan pangan disalurkan di OKU Timur dan OKU Selatan

BACA JUGA:Dua Minggu Air Tak Mengalir, Warga Bandar Agung Desak PDAM Bertindak Cepat

“Koordinasi antara pemerintah dan pihak perusahaan harus benar-benar berjalan efektif. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG akibat distribusi yang tidak terkontrol atau tidak tepat sasaran,” tegas Sekda.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah akan memperketat pengawasan terhadap distribusi LPG di lapangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi penyimpangan, penimbunan, maupun distribusi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Sekda mengingatkan bahwa keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan LPG harus menjadi perhatian serius. Pemerintah tidak ingin masalah klasik seperti kelangkaan dan lonjakan harga kembali terjadi di OKU Selatan.

“Kami tidak ingin ada permainan di lapangan yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan ketidaksesuaian distribusi, pemerintah tidak akan tinggal diam,” tambahnya dengan nada tegas.

Sementara itu, pihak perusahaan yang hadir dalam audiensi menyampaikan komitmen untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Mereka mengaku siap menyesuaikan pola distribusi agar lebih transparan dan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah OKU Selatan.

BACA JUGA:Satlantas OKU Selatan Perkuat Edukasi Lalu Lintas untuk Pengemudi Ojek Muaradua

BACA JUGA:Ikrar Kamtibmas OKU Selatan, Warga Harap Bukan Sekadar Seremoni

Namun demikian, pemerintah tetap meminta adanya langkah konkret, bukan hanya komitmen di atas kertas. Evaluasi berkala dan pelaporan distribusi dinilai penting untuk memastikan tidak ada celah dalam sistem penyaluran LPG.

Audiensi ini juga menyoroti pentingnya data kebutuhan LPG yang akurat di setiap wilayah. Pemerintah menilai, tanpa data yang jelas, distribusi berpotensi tidak tepat sasaran dan menimbulkan ketimpangan pasokan antar wilayah.

Sekda menegaskan bahwa Pemkab OKU Selatan akan terus mengambil peran aktif sebagai pengawas sekaligus fasilitator agar distribusi energi, khususnya LPG, berjalan stabil dan adil bagi seluruh masyarakat.

“Ini bukan hanya soal distribusi barang, tetapi menyangkut hajat hidup orang banyak. Pemerintah wajib hadir dan memastikan tidak ada masyarakat yang dirugikan,” ujarnya.

BACA JUGA:Uji Kualitas Air Dilakukan, Warga Desak Transparansi DLH OKU Selatan

BACA JUGA:Kepala Desa Pakel Dianiaya Sekelompok Orang Bersenjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

Dengan adanya pertemuan ini, Pemkab OKU Selatan berharap sinergi dengan pihak perusahaan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar menghasilkan sistem distribusi LPG yang lebih tertata, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat

Sumber: