Harianokus.com– Proyek pembangunan siring di pinggir jalan Desa Prupus, Kecamatan Buay Runjung, OKU Selatan, mendadak menuai sorotan tajam publik. Pasalnya, siring yang dikabarkan baru rampung dikerjakan itu dilaporkan ambrol dan mengalami kerusakan cukup parah.
Kondisi tersebut viral di media sosial setelah diunggah warga ke salah satu grup Facebook komunitas OKU Selatan, Sabtu (24/1/2026). Unggahan itu langsung mengundang beragam reaksi dan komentar warganet.
BACA JUGA:Heboh di Media Sosial, Siring Baru di Desa Prupus Ambrol
BACA JUGA:Usia 22 Tahun, Ketua Partai Gelora OKUS Harap Pembangunan Terus Berkelanjutan
Dalam foto yang beredar, terlihat bagian siring runtuh dan tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Warga pun mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek yang dinilai jauh dari harapan dan terkesan dikerjakan asal-asalan.
Tak sedikit warganet yang menyebut proyek tersebut sebagai proyek “abal-abal” karena dinilai tidak mampu bertahan lama meski baru selesai dikerjakan.
BACA JUGA:Ribuan Pelari Ramaikan Run D’Ranau, Danau Ranau Jadi Magnet Sport Tourism
BACA JUGA:Iran tegaskan tak bahas program rudal, sambut dialog nuklir
“Baru selesai, tapi sudah ambrol. Ini jelas mengecewakan masyarakat,” tulis salah satu warganet di kolom komentar.
Masyarakat juga mempertanyakan siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini, baik dari sisi pelaksana proyek maupun pengawasan teknis dari instansi terkait.
BACA JUGA:BI : Uang Beredar Desember 2025 Tembus Rp10.133 Triliun
BACA JUGA:Pindang Patin Ala Wong Palembang, Asam Pedas Segarnya Bikin Nambah Nasi
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab ambrolnya siring tersebut. Apakah akibat kualitas material yang buruk, kesalahan teknis pengerjaan, atau faktor lain.
Warga Desa Prupus berharap pemerintah daerah segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan evaluasi menyeluruh, serta mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
BACA JUGA:Donasi Kemanusiaan Pemkab OKU Selatan Terkumpul Rp157,5 Juta, Bantuan Masih Dibuka