Menurut Kushner, rencana akhir didasarkan pada kesepakatan yang ditandatangani secara massal. Sekaligus, menempatkan Gaza dalam kondisi didemiliterisasi.
Ia menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan. Rencana induk tersebut membagi pembangunan Gaza ke dalam empat fase.
Tahapan itu meliputi Rafah sebagai “kota 1”, Khan Younis sebagai “kota 2”, Kamp-kamp Tengah sebagai “kota 3”, dan Kota Gaza sebagai “kota 4”. Setiap wilayah akan dikembangkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.