605 SPPG di Sumsel kantongi sertifikat laik higienes anitasi ‎

Selasa 10-02-2026,20:57 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Palembang- Sebanyak 605 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengantongi sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) sebagai syarat penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang Nurya Hartika di Palembang, Selasa, mengatakan masih terdapat 55 SPPG yang belum memiliki SLHS dari 660 SPPG yang terdata di Sumsel.

‎"Masih ada 55 SPPG lagi yang belum memiliki SLHS dari total 660 SPPG di Sumsel saat ini, 55 SPPG itu masih dalam proses pemenuhan SLHS,” katanya.

‎Ia menjelaskan percepatan pemenuhan sertifikat tersebut terus dilakukan untuk menjamin kebersihan dan keamanan pangan bagi anak-anak penerima manfaat program MBG.

‎KPPG Palembang telah memberikan tenggat waktu selama satu bulan sejak diterbitkannya surat edaran pada 27 Januari 2026 kepada SPPG yang belum melengkapi SLHS.

‎SPPG yang belum mengantongi SLHS tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Sumsel.

‎Apabila hingga batas waktu yang ditentukan belum memenuhi persyaratan, operasional SPPG akan dihentikan sementara,” katanya.

‎Terkait penyaluran MBG selama bulan Ramadhan, pihaknya akan menyesuaikan pola distribusi dengan membagikan makanan kering yang memiliki daya tahan satu hingga tiga hari, seperti roti, susu, abon, dan makanan sejenis.

‎Petunjuk teknis pelaksanaan MBG selama Ramadhan masih akan diperbarui, karena tahun ini merupakan pelaksanaan perdana program MBG bertepatan dengan bulan Ramadhan.

‎Untuk menjaga efektivitas penyaluran, KPPG Palembang akan berkoordinasi dengan sekolah dan posyandu melalui kepala SPPG di masing-masing wilayah agar distribusi MBG tetap berjalan tepat sasaran dan sesuai jadwal.

Tags :
Kategori :

Terkait