Warisan Kepemimpinan Alex Noerdin dalam Pembangunan Sumatera Selatan

Kamis 26-02-2026,17:09 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Harian OKU Selatan.ID - Kepergian Alex Noerdin meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sumatera Selatan. Mantan Gubernur Sumsel dua periode tersebut dikenang sebagai salah satu pemimpin yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Selama menjabat sebagai Gubernur Sumsel periode 2008–2018, Alex Noerdin dikenal aktif mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan citra daerah di tingkat nasional maupun internasional. Di bawah kepemimpinannya, Sumsel menjadi tuan rumah sejumlah ajang olahraga besar, termasuk perhelatan internasional yang membawa dampak signifikan terhadap pembangunan fasilitas publik.

BACA JUGA:Sekda OKU Selatan Pimpin Rapat Pembahasan Pendirian Mall Pelayanan Publik, Dorong Layanan Terpadu Lebih Cepat

Salah satu warisan yang paling diingat masyarakat adalah pengembangan kawasan olahraga terpadu Jakabaring Sport City di Palembang. Infrastruktur tersebut menjadi simbol kemajuan Sumsel dalam bidang olahraga dan pariwisata. Selain itu, proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang yang dibangun menjelang Asian Games 2018 juga menjadi tonggak sejarah transportasi modern di luar Pulau Jawa.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Alex juga dikenal mendorong sektor pendidikan dan kesehatan. Program sekolah gratis yang pernah menjadi kebijakan unggulan di era kepemimpinannya dinilai membantu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Kebijakan tersebut menjadi salah satu program yang paling sering dikenang warga.

BACA JUGA:Cegah Lakalantas, Satlantas Polres OKU Selatan Tambal Jalan Berlubang di Seputar Pasar Muaradua

Sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah menyampaikan penghormatan atas dedikasi almarhum. Mereka menilai, terlepas dari dinamika politik dan persoalan hukum yang sempat dihadapi, kontribusinya terhadap pembangunan Sumsel tidak dapat diabaikan. “Beliau sosok yang memiliki visi besar untuk Sumatera Selatan. Banyak perubahan yang dirasakan masyarakat hingga hari ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat Palembang.

Di mata sebagian pendukungnya, Alex Noerdin adalah figur pemimpin yang komunikatif dan dekat dengan masyarakat. Ia kerap hadir langsung dalam berbagai kegiatan sosial maupun pembangunan di daerah. Gaya kepemimpinannya yang tegas namun terbuka menjadi ciri khas selama menjabat.

BACA JUGA:Dampak Cuaca Ekstrem Jadi Obrolan Netizen, Banjir hingga Sekolah Daring Ramai Dibahas

Meski perjalanan karier politiknya juga diwarnai polemik dan proses hukum di akhir masa jabatannya, sejumlah pengamat menilai sejarah akan mencatat kepemimpinannya secara utuh—baik capaian maupun tantangan yang dihadapi. Dalam konteks pembangunan daerah, era kepemimpinannya dianggap sebagai fase percepatan infrastruktur dan promosi investasi.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat umum. Media sosial pun dipenuhi kenangan dan dokumentasi kegiatan almarhum selama memimpin Sumsel. Banyak warga membagikan foto serta cerita pengalaman pribadi mereka saat bertemu atau bekerja sama dengannya.

BACA JUGA:Sidang Etik Putuskan Pemecatan Anggota Brimob dalam Kasus Pelajar Tewas di Tual

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengajak masyarakat untuk mengenang kontribusi positif almarhum sekaligus mendoakan agar segala amal baktinya diterima. Warisan pembangunan yang ditinggalkan diharapkan dapat terus dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.

Dengan segala dinamika yang menyertai perjalanan hidupnya, Alex Noerdin tetap menjadi bagian penting dalam sejarah pemerintahan Sumsel. Namanya akan selalu melekat dalam catatan pembangunan daerah, terutama dalam momentum-momentum besar yang mengangkat nama Sumatera Selatan di panggung nasional dan internasional.

Kategori :