Dishub Petakan 22 Lokasi Rawan Kemacetan di Sumsel Saat Mudik Lebaran 2026

Kamis 12-03-2026,19:53 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Harian OKU Selatan.ID- Dinas Perhubungan di Sumatera Selatan memetakan sebanyak 22 titik rawan kemacetan yang berpotensi terjadi selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri tahun 2026. Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat yang melintas di berbagai jalur utama di wilayah Sumsel.

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel menyampaikan bahwa titik rawan kemacetan tersebut tersebar di beberapa jalur penting, seperti Jalur Lintas Timur dan Jalur Lintas Tengah yang menjadi rute utama penghubung antar kabupaten dan provinsi di Pulau Sumatera. Jalur-jalur tersebut setiap tahun selalu mengalami peningkatan volume kendaraan saat musim mudik Lebaran.

BACA JUGA:Polda Sumsel dan Pertamina Perkuat Pengamanan Distribusi BBM Jelang Mudik Lebaran 2026

Menurutnya, kemacetan tidak hanya disebabkan oleh lonjakan kendaraan pemudik, tetapi juga dipengaruhi beberapa faktor lain seperti aktivitas pasar tumpah, perlintasan kereta api sebidang, serta kondisi jalan yang menyempit di sejumlah titik. Oleh karena itu, pihaknya bersama kepolisian dan instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

Sejumlah petugas akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan macet guna membantu pengaturan lalu lintas. Selain itu, pemasangan rambu lalu lintas dan papan informasi juga akan ditingkatkan agar pengendara dapat mengetahui kondisi jalur yang akan dilalui.

BACA JUGA:Bintara Polri Angkatan 2006 Dregs Bagikan Takjil di Simpang Pemkab OKU Selatan

Dari total 22 titik yang dipetakan, sekitar 11 titik berada di Jalur Lintas Timur yang menjadi salah satu jalur utama penghubung wilayah Sumatera Selatan dengan provinsi lain seperti Lampung dan Jambi. Jalur ini kerap dipadati kendaraan saat arus mudik karena menjadi jalur utama kendaraan pribadi, bus, serta angkutan barang.

Beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi titik kemacetan antara lain kawasan Peninggalan hingga batas Jambi, Sungai Lilin menuju Betung di beberapa kilometer, Palembang menuju Betung, serta Simpang Indralaya hingga Meranjat. Selain itu, jalur Meranjat menuju Kayuagung dan Simpang Penyandingan menuju Lampung juga diprediksi mengalami kepadatan kendaraan.

BACA JUGA:Nuzulul Qur’an di Istana, Prabowo Apresiasi Pesan Damai Quraish Shihab

Sementara itu, di Jalur Lintas Tengah terdapat enam titik yang diprediksi rawan kemacetan. Beberapa di antaranya berada di jalur Muara Enim menuju Simpang Sugihwaras, Simpang Sugihwaras menuju Baturaja, serta wilayah perbatasan Musi Rawas menuju Tebing Tinggi. Kawasan Jalan Yos Sudarso di Lubuk Linggau juga diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan saat arus mudik.

Selain kedua jalur utama tersebut, sejumlah jalur alternatif dan jalur penghubung antar daerah juga berpotensi mengalami kepadatan kendaraan. Beberapa di antaranya berada di Jalan Lingkar Kota Sekayu, jalur Pagar Alam menuju Tanjung Sakti yang mengarah ke Bengkulu, jalur Prabumulih menuju Beringin, serta Simpang Belimbing menuju batas Muara Enim.

BACA JUGA:Kepala BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Akan Diganti Uang Tunai

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain itu, para pemudik juga disarankan untuk tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Pengendara diimbau untuk beristirahat secara berkala di tempat yang aman guna menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan.

BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Turun Usai Trump Prediksi Perang Iran Segera Berakhir, Pasar Asia Menguat

Kategori :