Pemerintah Percepat Realisasi Program Strategis Nasional, Fokus Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

Pemerintah Percepat Realisasi Program Strategis Nasional, Fokus Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

pemerintah percepat program strategis nasional 2026, fokus pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan--

Harian OKU Selatan.ID - Pemerintah pusat mempercepat realisasi sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) pada 2026 dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan di tengah tantangan global yang masih dinamis.

BACA JUGA:Disdik Palembang Perkuat Pengawasan MBG di Sekolah, Pastikan Program Tepat Sasaran

Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Jakarta menegaskan bahwa percepatan PSN harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga memperkuat koordinasi, mempercepat proses perizinan, serta memastikan proyek berjalan sesuai target waktu dan anggaran.

“Fokus kita jelas, infrastruktur yang menunjang konektivitas dan distribusi pangan harus selesai tepat waktu. Ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa,” ujar Presiden dalam keterangan resmi.

BACA JUGA:Operasi Pekat Musi 2026: Polres OKU Selatan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu di Buay RawanOperasi Pekat Musi

Salah satu prioritas pemerintah adalah pembangunan dan peningkatan jaringan jalan tol, pelabuhan, serta kawasan industri terintegrasi. Proyek-proyek tersebut dinilai mampu memperlancar arus logistik, menekan biaya distribusi, serta meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Pemerintah juga menargetkan percepatan pembangunan bendungan dan irigasi guna mendukung produktivitas sektor pertanian.

Di sektor pangan, pemerintah memperluas program cetak sawah baru dan optimalisasi lahan pertanian di sejumlah wilayah luar Jawa. Kementerian terkait diminta memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi dan akses pembiayaan bagi petani berjalan lancar. Selain itu, penguatan cadangan beras nasional dan stabilisasi harga bahan pokok menjadi perhatian utama menjelang bulan-bulan rawan inflasi.

BACA JUGA:Ratusan Pemuda Masjid Padati Terminal Muaradua, Semarakkan Pawai Sambut Ramadhan 1447 H

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan bahwa realisasi PSN hingga awal tahun ini menunjukkan progres signifikan. Sejumlah proyek strategis telah memasuki tahap konstruksi lanjutan, sementara beberapa lainnya segera diresmikan. Pemerintah optimistis percepatan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di atas target yang telah ditetapkan dalam APBN.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, pemerintah juga memperkuat sistem pengawasan internal. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum dilakukan guna mencegah potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Evaluasi berkala akan digelar setiap triwulan untuk memantau capaian fisik maupun serapan anggaran.

BACA JUGA:Konser Musik Nasional 2026 Makin Meriah, Musisi Tanah Air Ramaikan Tur ke Berbagai Kota

Ekonom menilai langkah percepatan PSN dapat menjadi stimulus positif bagi sektor riil, terutama industri konstruksi, manufaktur bahan bangunan, hingga UMKM yang terlibat dalam rantai pasok proyek. Namun, mereka mengingatkan pentingnya manajemen risiko, termasuk dampak lingkungan dan pembebasan lahan yang harus diselesaikan secara adil.

Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga mendorong transformasi digital dalam tata kelola proyek. Penggunaan sistem pemantauan berbasis teknologi diharapkan mempercepat pelaporan progres dan meminimalkan hambatan birokrasi.

BACA JUGA:Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan per Februari 2026 — Penjelasan

Sumber: