Disdik Palembang Perkuat Pengawasan MBG di Sekolah, Pastikan Program Tepat Sasaran
Disdik Palembang memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis di sekolah--
Harian OKU Selatan.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah dasar dan menengah. Langkah ini diambil guna memastikan makanan yang disajikan kepada siswa memenuhi standar gizi, higienitas, serta tepat sasaran sesuai dengan tujuan program.
Kepala Disdik Palembang menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan melalui tim monitoring khusus yang diturunkan langsung ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Tim tersebut bertugas mengevaluasi kualitas bahan makanan, proses pengolahan, hingga mekanisme distribusi ke siswa.
“Program MBG bertujuan mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan konsentrasi belajar. Karena itu, kami pastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya, Kamis (18/2/2026).
BACA JUGA:Ratusan Pemuda Masjid Padati Terminal Muaradua, Semarakkan Pawai Sambut Ramadhan 1447 H
Program MBG di Palembang telah berjalan di berbagai sekolah negeri dengan menyasar siswa dari keluarga kurang mampu. Menu makanan yang diberikan disusun berdasarkan rekomendasi ahli gizi, mencakup karbohidrat, protein, sayuran, serta buah. Disdik juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan kandungan gizi sesuai kebutuhan anak usia sekolah.
Dalam pengawasan terbaru, tim monitoring menemukan beberapa catatan terkait kebersihan dapur dan ketepatan waktu distribusi. Meski tidak ditemukan pelanggaran berat, Disdik langsung memberikan peringatan dan arahan perbaikan kepada penyedia jasa katering.
BACA JUGA:Kuliner Ramadan 2026: Takjil Tradisional Naik Kelas, UMKM Kebanjiran Pesanan
“Kami ingin kualitasnya konsisten. Jika ada kekurangan, segera diperbaiki. Jangan sampai anak-anak menerima makanan yang tidak layak,” tegasnya.
Selain memeriksa kualitas makanan, Disdik juga melakukan evaluasi dampak program terhadap kehadiran dan prestasi siswa. Beberapa kepala sekolah melaporkan adanya peningkatan partisipasi belajar sejak program MBG berjalan. Siswa terlihat lebih fokus dan jarang mengeluh lapar saat proses belajar berlangsung.
BACA JUGA:Tren Kuliner 2026: Perpaduan Rasa Lokal dan Inovasi Modern Kian Digemari
Salah satu kepala sekolah di kawasan Ilir Barat mengatakan program tersebut membantu meringankan beban orang tua. “Anak-anak lebih semangat ke sekolah. Orang tua juga merasa terbantu karena tidak perlu menyiapkan bekal tambahan,” ujarnya.
Disdik Palembang juga membuka kanal pengaduan bagi orang tua dan masyarakat jika menemukan kendala dalam pelaksanaan program. Transparansi dan partisipasi publik dinilai penting untuk menjaga kualitas program agar tetap berjalan optimal.
Ke depan, Disdik berencana memperluas cakupan MBG ke lebih banyak sekolah secara bertahap, dengan tetap mempertimbangkan kesiapan anggaran dan infrastruktur pendukung. Pemerintah kota berharap program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Palembang.
Sumber: