BANNER RAMADHAN KOMINFO

Startup Edutech Lokal Kembangkan Platform Belajar Berbasis AI untuk Sekolah Daerah

Startup Edutech Lokal Kembangkan Platform Belajar Berbasis AI untuk Sekolah Daerah

Startup edutech Indonesia mengembangkan platform pembelajaran berbasis AI untuk membantu sekolah daerah meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan akses belajar.--

Harian OKU Selatan.ID- Perkembangan teknologi pendidikan atau edutech di Indonesia semakin pesat pada 2026. Sejumlah startup lokal mulai menghadirkan platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang khusus untuk membantu sekolah-sekolah di daerah meningkatkan kualitas belajar mengajar.

Salah satu perusahaan rintisan teknologi pendidikan, Ruangguru, memperkenalkan fitur pembelajaran adaptif berbasis AI yang mampu menyesuaikan materi dengan kemampuan masing-masing siswa. Sistem ini menganalisis hasil latihan dan ujian untuk kemudian merekomendasikan materi tambahan sesuai kebutuhan individu.

BACA JUGA:Transformasi Digital Makin Masif, UMKM Didorong Manfaatkan AI dan Pembayaran Digital

Konsep pembelajaran adaptif dinilai efektif karena setiap siswa memiliki gaya dan kecepatan belajar yang berbeda. Dengan dukungan teknologi AI, guru dapat memantau perkembangan siswa secara real-time melalui dashboard digital yang menampilkan laporan performa secara detail.

Selain itu, platform ini juga menyediakan fitur latihan soal otomatis, video pembelajaran interaktif, serta simulasi ujian berbasis komputer. Sekolah yang telah mengadopsi sistem tersebut mengaku terbantu dalam proses evaluasi belajar karena data tersimpan secara digital dan mudah diakses.

BACA JUGA:Jaringan 5G Semakin Luas, Akses Internet Cepat Mulai Masuk Daerah

Kementerian Pendidikan menyambut baik inovasi ini dan mendorong kolaborasi antara startup teknologi dan sekolah-sekolah, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan tenaga pengajar. Teknologi diharapkan menjadi solusi untuk pemerataan akses pendidikan berkualitas.

Di beberapa daerah, implementasi platform edutech sudah mulai dilakukan melalui program percontohan. Siswa dapat mengakses materi melalui tablet atau komputer sekolah yang terhubung ke internet. Bagi wilayah dengan koneksi terbatas, tersedia fitur unduh materi agar tetap bisa digunakan secara offline.

BACA JUGA:Lonjakan Wisata Kapal Pesiar di Indonesia, Pelabuhan Utama Bersiap Sambut Turis Mancanegara

Pengamat pendidikan menilai bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya pelatihan bagi guru agar mampu memaksimalkan penggunaan teknologi tersebut.

“Teknologi tidak akan menggantikan peran guru, tetapi dapat menjadi alat bantu yang sangat efektif,” ujar seorang pakar pendidikan digital.

BACA JUGA:DPRD Soroti Realisasi Anggaran dan Program Prioritas Daerah

Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, penggunaan platform digital juga membantu orang tua memantau perkembangan anak. Laporan belajar dapat diakses melalui aplikasi sehingga komunikasi antara sekolah dan orang tua menjadi lebih transparan.

Meski demikian, tantangan seperti literasi digital dan infrastruktur internet masih menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah daerah diharapkan terus mendukung pengadaan perangkat dan pelatihan guna memastikan transformasi digital pendidikan berjalan optimal.

Sumber: