BANNER RAMADHAN KOMINFO

Harga Emas Antam Naik Rp27.000, Sentuh Rp2,83 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp27.000, Sentuh Rp2,83 Juta per Gram

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada 28 Maret 2026, dengan harga 1 gram mencapai Rp2.837.000.--

Harian OKU Selatan.ID- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang dikenal dengan emas Antam Logam Mulia kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Sabtu (28/3/2026). Kenaikan ini menjadi kabar positif bagi pelaku pasar dan investor setelah sebelumnya harga emas sempat mengalami penurunan cukup tajam.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk satuan 1 gram pada hari ini dibanderol sebesar Rp2.837.000 per batang. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp27.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini sekaligus menjadi momentum pemulihan setelah harga emas sempat turun hingga Rp40.000 sehari sebelumnya.

BACA JUGA:Waspada Karhutla, Sumsel Mulai Terdeteksi Titik Panas Jelang Musim Kemarau

BACA JUGA:Kasus Korupsi KUR di Sumsel, Delapan Tersangka Ditetapkan

Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga turut mengalami kenaikan signifikan. Pada hari ini, harga buyback tercatat berada di level Rp2.461.000 per gram atau menguat Rp47.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan harga buyback ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas mereka.

Penguatan harga emas Antam tidak terlepas dari pergerakan harga emas global yang juga mengalami kenaikan. Mengacu pada data Refinitiv, harga emas dunia pada perdagangan Jumat (27/3/2026) ditutup di posisi US$4.492,48 per troy ons. Harga tersebut mengalami lonjakan sebesar 2,6% setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan pada hari sebelumnya.

BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Api-Api Siaga 17 Kapal Hadapi Lonjakan Arus Balik Lebara

BACA JUGA:Timnas Indonesia Tampil Gemilang di FIFA Series 2026, Harapan Baru Sepak Bola Nasional

Kenaikan harga emas global ini menjadi titik balik setelah harga sempat terkoreksi 2,8% pada Kamis (26/3/2026). Secara mingguan, harga emas dunia tercatat menguat sebesar 0,11%, sekaligus mengakhiri tren pelemahan yang berlangsung selama tiga pekan berturut-turut.

Analis pasar menilai bahwa penguatan harga emas dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. Faktor seperti fluktuasi nilai tukar, kondisi geopolitik, serta kebijakan suku bunga bank sentral dunia turut memberikan dampak terhadap pergerakan harga emas.

Di dalam negeri, kenaikan harga emas Antam juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ketika nilai dolar menguat, harga emas dalam negeri cenderung ikut terdorong naik karena sebagian besar transaksi emas mengacu pada harga global.

Bagi masyarakat, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang dianggap aman dan stabil dalam jangka panjang. Kenaikan harga emas seperti saat ini sering dimanfaatkan oleh investor untuk mengambil keuntungan, baik dengan menjual emas saat harga tinggi maupun menambah kepemilikan saat harga masih berpotensi naik.

BACA JUGA:Misteri dari Tahun 1974 Muncul ke Permukaan, Terungkap Setelah 50 Tahun Terkubur di Dasar Air

BACA JUGA:Ancaman PHK Massal PPPK Mengintai Usai Lebaran 2026, DPR Minta Aturan Ditunda

Sumber: