BANNER RAMADHAN KOMINFO

Di Balik SAJADAH Polres OKU Selatan, Warga Menilai Hanya Formalitas

Di Balik SAJADAH Polres OKU Selatan, Warga Menilai Hanya Formalitas

Program SAJADAH Polres OKU Selatan menuai sorotan dari masyarakat. Warga menilai kegiatan tersebut belum memberikan dampak nyata dan cenderung hanya bersifat formalitas, meski di sisi lain tetap diapresiasi sebagai upaya pendekatan humanis.--

Harian OKU Selatan.ID- Program SAJADAH (Safari Jumat dan Dakwah Kamtibmas) yang digelar oleh Polres OKU Selatan di sejumlah wilayah, termasuk di Masjid Al Maulana, kini mulai menuai sorotan dari masyarakat. Di balik tujuan mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga, muncul anggapan bahwa kegiatan tersebut hanya bersifat formalitas.

Program SAJADAH sendiri dirancang sebagai pendekatan humanis kepolisian melalui kegiatan keagamaan. Dalam pelaksanaannya, anggota kepolisian hadir di tengah masyarakat untuk melaksanakan ibadah bersama sekaligus menyampaikan pesan-pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

BACA JUGA:PLN Jadwalkan Pemadaman Bergilir di OKU Selatan Selama April 2026

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Hadirkan Kredit Kendaraan Bermotor, Sasar ASN hingga PPPK

Namun, sejumlah warga menilai bahwa kegiatan tersebut belum memberikan dampak nyata terhadap kondisi di lingkungan mereka. Beberapa di antaranya mengaku masih menghadapi berbagai persoalan keamanan yang belum terselesaikan secara optimal.

“Kalau hanya sebatas datang, menyampaikan imbauan, lalu selesai, itu terasa seperti formalitas saja,” ujar salah satu warga.

Kritik tersebut tidak lepas dari harapan masyarakat agar program SAJADAH dapat memberikan solusi konkret. Warga menginginkan adanya tindak lanjut dari setiap keluhan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, bukan hanya sekadar komunikasi satu arah.

Selain itu, sebagian masyarakat juga menyoroti belum adanya kejelasan terkait mekanisme penanganan aspirasi warga. Mereka mengaku belum mengetahui sejauh mana laporan yang disampaikan dalam forum tersebut diproses oleh pihak terkait.

BACA JUGA:Nasib PPPK Terancam? Wacana Tak Perpanjang Kontrak Picu Kegelisahan di Daerah

BACA JUGA:Pemerintah Terapkan Sejumlah Kebijakan Hemat Energi, dari WFH hingga Pembatasan Perjalanan Dinas

“Harusnya ada tindak lanjut yang jelas. Jadi masyarakat tahu laporan mereka ditangani atau tidak,” ungkap warga lainnya.

Meski demikian, tidak semua tanggapan bersifat negatif. Sejumlah warga tetap mengapresiasi langkah Polres OKU Selatan yang berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan. Kehadiran polisi dalam kegiatan ibadah dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih akrab dan terbuka.

Namun, apresiasi tersebut disertai dengan harapan agar program SAJADAH tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Masyarakat berharap pendekatan persuasif yang dilakukan dapat diimbangi dengan langkah nyata dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan.

Pengamat sosial menilai bahwa keberhasilan program seperti SAJADAH sangat bergantung pada konsistensi dan tindak lanjut yang dilakukan. Tanpa adanya evaluasi dan aksi nyata, program tersebut berpotensi kehilangan kepercayaan dari masyarakat.

Sumber: