Kabupaten Muara Enim status siaga bencana hidrometeorologi

Jumat 06-02-2026,14:16 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Muara Enim - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), kembali menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir dan tanah longsor, guna mengantisipasi korban jiwa.

‎Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim Abdurrozieq Putra di Muara Enim, Rabu, mengatakan penetapan status ini dilakukan menindaklanjuti cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah setempat sejak beberapa hari terakhir.

‎Dia mengatakan penetapan status dilakukan sebagai upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin, guna mengantisipasi korban jiwa.

‎"Penetapan status bencana hidrometeorologi basah ini dilakukan menindaklanjuti bencana banjir yang terjadi di beberapa desa di Muara Enim selama dua hari berturut-turut pada Senin (2/2) dan Selasa (3/2)," katanya.

‎Meskipun tidak ada korban jiwa, lanjut dia, namun bencana alam merendam sebanyak 1.686 rumah warga di lima desa di wilayah setempat.

‎"Oleh sebab itu penetapan status siaga dilakukan mulai hari ini hingga 31 Maret 2026," ucapnya.

‎Dalam penetapan status pihaknya menyiagakan sebanyak 88 personel dari BPBD Muara Enim guna menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.

‎"Personel yang disiagakan ini belum termasuk tambahan dari TNI/Polri yang tergabung dalam tim satgas banjir dan tanah longsor," kata Abdurrozieq.

‎Selain personel, kata dia, pihaknya juga menyiapkan peralatan penanggulangan bencana alam, meliputi tiga unit perahu karet, satu unit mesin apung, dua unit mobil tangki, dua unit tenda pengungsian, peralatan water rescue, jungle rescue, dan vertical rescue.

‎"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam supaya tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Tags :
Kategori :

Terkait