Stasiun dan Terminal Dipadati Pemudik Jelang Lebaran 2026

Rabu 18-03-2026,17:21 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Jakarta — Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, sejumlah stasiun kereta api dan terminal bus di berbagai daerah dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman. Lonjakan penumpang ini mulai terlihat sejak H-5 Lebaran dan terus meningkat hingga H-3, seiring dengan mendekatnya hari raya.

Di sejumlah stasiun besar seperti Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, antrean penumpang tampak mengular sejak pagi hari. Para pemudik datang dengan membawa barang bawaan dalam jumlah besar, mulai dari tas hingga kardus berisi oleh-oleh untuk keluarga di kampung.

BACA JUGA:Arus Mudik Mulai Memuncak, Volume Kendaraan Meningkat Tajam Jelang Lebaran 2026

Petugas stasiun menyebutkan bahwa peningkatan jumlah penumpang tahun ini cukup signifikan dibanding hari biasa. Tiket kereta api untuk berbagai tujuan favorit seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur bahkan telah habis terjual sejak beberapa hari sebelumnya.

“Lonjakan penumpang sudah terlihat sejak awal pekan ini. Banyak masyarakat memilih berangkat lebih awal untuk menghindari puncak arus mudik,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Hal serupa juga terjadi di terminal bus antarkota antarprovinsi. Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulo Gebang dipadati calon penumpang yang hendak menuju berbagai daerah di Pulau Jawa, Sumatera, hingga Bali. Sejumlah perusahaan otobus bahkan menambah armada untuk mengakomodasi tingginya permintaan.

BACA JUGA:Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Lubuklinggau Kian Parah, Harga Melonjak Jauh dari HET Jelang Lebaran

Kepadatan tidak hanya terjadi di ruang tunggu, tetapi juga di area keberangkatan dan loket tiket. Banyak pemudik yang terpaksa menunggu lebih lama akibat antrean panjang, meskipun sebagian telah memesan tiket secara daring.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola stasiun dan terminal telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari penambahan jadwal keberangkatan hingga peningkatan jumlah petugas di lapangan. Fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, toilet, dan layanan kesehatan juga ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik.

Selain itu, aparat keamanan turut dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di area transportasi. Pemeriksaan barang bawaan juga dilakukan secara acak guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA:THR PPPK Paruh Waktu Ditetapkan Rp500 Ribu, Anggaran Capai Rp2,9 Miliar

Pemerintah mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan tiket keberangkatan serta datang lebih awal ke lokasi. Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan dan kepadatan berlebih.

Di tengah padatnya arus mudik, para pemudik tetap diingatkan untuk menjaga barang bawaan serta waspada terhadap potensi tindak kejahatan seperti pencopetan. Kesadaran dan kewaspadaan dinilai menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

“Pastikan barang berharga disimpan dengan baik dan jangan lengah. Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas,” imbau salah satu petugas keamanan.

BACA JUGA:Fokus Pendidikan 2026: Literasi dan Akses Merata Jadi Prioritas Nasional

Kategori :