Harian OKU Selatan.ID- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencatat lima daerah di wilayahnya menjadi tujuan utama investasi sepanjang tahun 2026. Dari kelima daerah tersebut, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kota Palembang menempati posisi teratas sebagai wilayah dengan nilai investasi tertinggi.
Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel, tingginya minat investor di dua daerah tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketersediaan lahan, infrastruktur yang memadai, hingga potensi sumber daya alam yang melimpah.
BACA JUGA:Sumsel United Boyong 22 Pemain Hadapi Adhyaksa FC di Banten
BACA JUGA:THR Bermasalah! 67 Pekerja di Sumsel Adukan Perusahaan
Kepala DPMPTSP Sumsel menyampaikan bahwa OKI menjadi magnet utama investasi di sektor perkebunan, industri pengolahan, serta energi. Kawasan ini dinilai memiliki lahan yang luas serta potensi besar untuk pengembangan industri berbasis sumber daya alam.
“OKI masih menjadi primadona investasi di Sumsel, terutama untuk sektor industri dan perkebunan. Selain itu, akses transportasi yang terus berkembang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi investor,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
BACA JUGA:Perbaikan Jalan Amblas di Pelawi OKU Selatan Masuk Tahap Pemasangan Gorong-gorong
Sementara itu, Kota Palembang sebagai ibu kota provinsi tetap menjadi pusat investasi di sektor perdagangan, jasa, properti, dan infrastruktur. Statusnya sebagai kota metropolitan menjadikan Palembang memiliki daya tarik kuat bagi investor domestik maupun asing.
Selain OKI dan Palembang, tiga daerah lain yang juga masuk dalam daftar tujuan investasi utama yakni Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim, dan Banyuasin. Kelima daerah ini dinilai memiliki keunggulan masing-masing yang mampu menarik minat investor.
Musi Banyuasin dan Muara Enim dikenal sebagai daerah dengan potensi energi dan pertambangan yang besar, khususnya di sektor minyak, gas, dan batu bara. Sementara Banyuasin menjadi kawasan strategis untuk pengembangan industri dan logistik karena kedekatannya dengan Palembang serta akses ke jalur transportasi utama.
BACA JUGA:Polda Sumsel Dukung Kebijakan WFH Pasca Lebaran, Antisipasi Lonjakan Arus Balik
BACA JUGA:Deposit Judi Online Melonjak Saat Lebaran, Waspada Dampak Ekonomi dan Sosial
Pemerintah Provinsi Sumsel terus mendorong peningkatan investasi melalui berbagai kemudahan perizinan serta penyederhanaan regulasi. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kompetitif di tengah persaingan antar daerah.
Selain itu, pengembangan kawasan industri terpadu juga menjadi fokus pemerintah dalam menarik investor. Sejumlah proyek strategis tengah disiapkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis investasi.