Wilayah Sumatera Selatan sendiri termasuk daerah yang rawan karhutla, terutama saat curah hujan mulai berkurang. Oleh karena itu, sinergi dengan provinsi tetangga seperti Lampung dinilai sangat penting untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana secara regional.
Selain kesiapan teknis, pemerintah juga memastikan ketersediaan logistik dan peralatan pemadam kebakaran. Posko siaga karhutla telah disiapkan di sejumlah titik rawan untuk mempercepat koordinasi dan respons di lapangan.
Pengamat lingkungan menilai langkah kolaborasi ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi bencana karhutla yang dampaknya tidak hanya dirasakan secara lokal, tetapi juga lintas daerah bahkan negara.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Ancam Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diminta Waspada Bencana
BACA JUGA:MBG di OKU Selatan Jadi Perhatian, Daerah Terpencil Belum Terjangkau
Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini dapat ditekan seminimal mungkin. Pemerintah pun terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.
Ke depan, sinergi antarprovinsi diharapkan semakin diperkuat guna menciptakan sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi, cepat, dan efektif demi melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat.