Namun demikian, para ahli menilai bahwa keberhasilan sistem daur ulang nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat. Kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan peningkatan kesadaran lingkungan harus terus digalakkan.
“Ini bukan hanya soal teknologi atau kebijakan, tetapi soal kebiasaan sehari-hari masyarakat,” kata seorang pakar lingkungan.
Dengan semakin meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, dorongan untuk membangun sistem daur ulang nasional yang efektif diperkirakan akan terus menguat. Pemerintah diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang komprehensif dan berkelanjutan, sehingga permasalahan sampah di Indonesia dapat ditangani secara lebih serius.
Jika langkah ini berhasil, Indonesia tidak hanya dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru dari sektor pengelolaan sampah dan daur ulang