Banner Lebaran

Lonjakan Permintaan Tiket Kereta Api di Palembang Jelang Imlek 2026

Lonjakan Permintaan Tiket Kereta Api di Palembang Jelang Imlek 2026

Permintaan tiket kereta api dari dan menuju Palembang mengalami lonjakan signifikan menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026. --

Harian OKU Selatan .id - Permintaan tiket kereta api dari dan menuju Palembang mengalami lonjakan signifikan menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek 2577/2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional III Palembang mencatat lebih dari 15.793 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 13 hingga 18 Februari 2026, jauh melebihi prediksi awal dan menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama perayaan Imlek. 

Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan data penjualan tiket dihimpun hingga awal bulan Februari 2026 menunjukkan angka yang sangat tinggi. Beberapa kereta favorit seperti KA Bukit Serelo dan KA Rajabasa bahkan mencatat tingkat okupansi yang mencapai atau melebihi 100 persen pada rute-rute populer, sehingga banyak jadwal sudah penuh dipesan oleh calon penumpang. 

“Tingginya permintaan tiket menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat selama masa libur panjang Imlek, baik untuk perjalanan jarak jauh maupun antar kota,” ujar Aida. Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyarankan kepada para calon penumpang yang belum mendapatkan tiket untuk mempertimbangkan alternatif lain, seperti KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP), yang masih memiliki sebagian tempat duduk tersedia di kelas eksekutif dan bisnis. 

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Palembang, tetapi juga mencerminkan tren nasional lonjakan penumpang kereta api pada libur panjang Imlek. Secara keseluruhan, PT KAI mencatat puluhan ribu pelanggan telah menggunakan layanan kereta api pada hari pertama libur panjang tersebut, dengan okupansi di lintas relasi mencapai angka di atas 100 persen pada beberapa rute utama di berbagai kota besar. 

Lonjakan permintaan tiket ini dipicu oleh beberapa faktor. Pertama, pilihan kereta api masih menjadi moda favorit karena kenyamanan, efisiensi waktu perjalanan, serta harga tiket yang kompetitif dibandingkan moda transportasi lain pada masa libur panjang. Selain itu, penyebaran informasi terkait jadwal dan pembelian tiket secara daring membuat calon penumpang lebih mudah mengatur rencana perjalanan mereka jauh hari sebelum keberangkatan. 

Namun, tingginya permintaan juga menimbulkan tantangan tersendiri. Banyak calon penumpang yang harus cepat mereservasi tiket karena kursi cepat terisi, terutama pada rute favorit yang ramai dituju. Situasi ini memicu antrean panjang secara daring dan harapan agar KAI menyediakan layanan atau tambahan jadwal agar bisa mengakomodasi kebutuhan perjalanan lebih banyak masyarakat. 

Meski begitu, KAI terus mengimbangi permintaan tinggi tersebut dengan membuka alternatif rute dan kelas perjalanan. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa masyarakat tetap memiliki pilihan transportasi yang dapat diakses dengan mudah pada periode libur Imlek, mengingat perayaan ini menjadi salah satu momen penting bagi banyak keluarga Indonesia untuk berkumpul bersama sanak keluarga. 

Dengan jumlah tiket yang terus meningkat dari hari ke hari, KAI Palembang mengimbau calon penumpang untuk segera melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi tiket dan loket stasiun guna menghindari penipuan tiket palsu serta memastikan perjalanan berlangsung lancar

Sumber: