BANNER RAMADHAN KOMINFO

Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Ini, Volume Kendaraan Meningkat Tajam

Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Ini, Volume Kendaraan Meningkat Tajam

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi hari ini dengan lonjakan volume kendaraan di berbagai jalur utama--

Harian OKU Selatan.ID- Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi hari ini, Jumat (20/3/2026), seiring meningkatnya pergerakan masyarakat menuju kampung halaman. Lonjakan volume kendaraan terpantau di berbagai jalur utama, baik di jalan tol maupun jalur arteri di sejumlah wilayah Indonesia.

Kementerian Perhubungan menyebutkan bahwa peningkatan jumlah pemudik sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir, namun hari ini menjadi titik tertinggi pergerakan. Hal ini dipengaruhi oleh waktu libur yang semakin dekat serta kebiasaan masyarakat yang memilih mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.

BACA JUGA:Lebih dari 1.000 Dapur MBG Ditutup Sementara, Pemerintah Lakukan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Salah satunya adalah penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow di ruas tol yang mengalami lonjakan kendaraan.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan arus mudik berjalan lancar. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Di sejumlah ruas tol utama, antrean kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari. Rest area juga dipadati pemudik yang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Petugas di lapangan terus melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan panjang.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Targetkan 3.000 Jembatan Rampung Awal 2027, Percepat Konektivitas Nasional

Tidak hanya jalur darat, lonjakan penumpang juga terjadi di berbagai moda transportasi lainnya. Terminal bus, stasiun kereta api, hingga bandara mengalami peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Banyak masyarakat memilih berangkat pada hari ini untuk menghindari kepadatan yang lebih tinggi pada hari berikutnya.

Pemerintah bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan instansi terkait telah menyiagakan ribuan personel di berbagai titik strategis. Posko pengamanan dan pelayanan didirikan untuk memberikan bantuan kepada pemudik, termasuk layanan kesehatan dan informasi perjalanan.

BACA JUGA:Takbiran Tanpa Pawai, PW Muhammadiyah Bali Ajak Warga Rayakan Idulfitri di Rumah

Selain itu, pembatasan operasional kendaraan berat juga diberlakukan di sejumlah ruas jalan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang lebih bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati selama perjalanan. Pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Penggunaan sabuk pengaman, helm bagi pengendara motor, serta kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi hal yang wajib diperhatikan.

BACA JUGA:Stasiun dan Terminal Dipadati Pemudik Jelang Lebaran 2026

Sumber: