Prabowo Berikan Daging Sapi Senilai Rp72 Miliar untuk Masyarakat Aceh

Prabowo Berikan Daging Sapi Senilai Rp72 Miliar untuk Masyarakat Aceh

Prabowo berikan bantuan daging sapi Rp72 miliar untuk masyarakat Aceh,--

Harian OKU Selatan.ID - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan daging sapi senilai Rp72 miliar kepada masyarakat di Aceh menjelang bulan suci Ramadan 2026. Bantuan tersebut menjadi bagian dari program kepedulian sosial pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, terutama dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui pemerintah daerah setempat dan berkoordinasi dengan dinas sosial serta instansi terkait. Ribuan paket daging sapi didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota, dengan prioritas penerima adalah keluarga prasejahtera, nelayan, buruh harian, serta warga lanjut usia yang membutuhkan.

BACA JUGA:Kasus Kesehatan dan Epidemiologi di Kawasan Regional Jadi Perhatian Pemerintah

Dalam keterangan resminya, pihak Istana menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan tetap aman menjelang Ramadan. Momentum bulan puasa yang identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat seringkali berdampak pada lonjakan harga daging dan kebutuhan pokok lainnya. Karena itu, intervensi pemerintah dinilai penting untuk menjaga daya beli warga.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari strategi besar penguatan ketahanan pangan nasional. Pemerintah ingin memastikan distribusi pangan merata hingga ke daerah-daerah, termasuk wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Aceh.

BACA JUGA:Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Kembalikan UU KPK ke Versi Lama

“Kita ingin masyarakat menyambut Ramadan dengan tenang dan penuh kebahagiaan. Negara harus hadir, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Presiden dalam pernyataan tertulisnya.

Pemerintah daerah Aceh menyambut baik bantuan tersebut. Sejumlah kepala daerah menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah pusat sangat membantu meringankan beban masyarakat, terlebih di tengah kondisi ekonomi global yang masih berfluktuasi. Mereka juga memastikan distribusi dilakukan secara transparan dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.

BACA JUGA:Pemerintah Setujui Percepatan Pembangunan Rumah Susun Sederhana DP-0 Rupiah untuk MBR

Selain bantuan daging sapi, pemerintah pusat melalui Pemerintah Indonesia juga disebut tengah menyiapkan langkah antisipatif lain, termasuk operasi pasar dan penguatan stok cadangan pangan nasional. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi inflasi pangan yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Pengamat ekonomi menilai kebijakan bantuan pangan seperti ini dapat memberikan efek ganda. Di satu sisi membantu masyarakat kecil, di sisi lain menjaga stabilitas harga di pasar agar tidak terjadi lonjakan ekstrem akibat tingginya permintaan. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya pengawasan distribusi agar tidak terjadi penyelewengan.

Sejumlah warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga pada momen-momen lain ketika harga kebutuhan pokok melonjak.

BACA JUGA:Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Dorong Transisi ke Energi Terbarukan

Dengan nilai bantuan mencapai Rp72 miliar, program ini menjadi salah satu penyaluran bantuan pangan terbesar yang dilakukan pemerintah di awal tahun 2026. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan pro-rakyat sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional yang berfokus pada kesejahteraan dan pemerataan ekonomi.

Sumber:

Berita Terkait