BANNER RAMADHAN KOMINFO

Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal dan Pencuri di Berbagai Wilayah

Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal dan Pencuri di Berbagai Wilayah

Penegakan hukum yang konsisten dan kerja sama antara aparat serta masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menekan angka kriminalitas--

JAKARTA — Aparat kepolisian dari berbagai daerah meningkatkan patroli dan operasi cipta kondisi untuk menekan angka kejahatan jalanan yang belakangan kembali marak. Sejumlah pelaku begal, pencurian dengan kekerasan, hingga pencurian kendaraan bermotor berhasil diamankan dalam operasi yang digelar serentak pekan ini.

Di wilayah DKI Jakarta, jajaran Polda Metro Jaya menangkap seorang pelaku begal yang merampas telepon genggam milik pengendara motor yang terjatuh akibat kecelakaan lalu lintas. Pelaku diduga memanfaatkan situasi korban yang sedang panik dan terluka untuk mengambil barang berharga. Aksi tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kemarahan publik. Polisi berhasil menangkap pelaku setelah melakukan pengejaran hingga ke bantaran sungai tempat pelaku mencoba melarikan diri.

BACA JUGA:Kasus Penyelundupan Sabu 2 Ton Jaksa Tuntut Hukuman Mati

Kapolda Metro Jaya menyatakan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada para pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku begal dan pencurian. Patroli akan terus ditingkatkan, terutama pada jam rawan malam hingga dini hari,” ujarnya dalam konferensi pers.

Sementara itu, di Jawa Barat, aparat kepolisian membekuk komplotan pencuri kendaraan bermotor yang telah beraksi di lebih dari 15 lokasi berbeda. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah sepeda motor hasil curian, kunci letter T, serta alat pemotong gembok. Para pelaku diketahui menjual kendaraan hasil curian ke luar kota dengan harga di bawah pasaran.

BACA JUGA:Waw! Harga Elpiji 3 Kg di Curup Tanjung Durian Tembus Rp30 Ribu, Warga Mengeluh

Kasus serupa juga terjadi di Sumatera Utara, di mana dua pelaku pencurian dengan pemberatan diringkus setelah membobol rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik. Modus pelaku adalah mengintai rumah yang terlihat sepi selama beberapa hari sebelum melancarkan aksinya pada malam hari. Berkat laporan cepat warga dan rekaman kamera pengawas (CCTV), polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Di Sulawesi Selatan, aparat mengamankan sejumlah remaja yang terlibat aksi begal bersenjata tajam. Polisi menyebut para pelaku masih berstatus pelajar dan diduga terpengaruh pergaulan serta konten kekerasan di media sosial. Barang bukti berupa senjata tajam dan sepeda motor hasil rampasan turut diamankan.

BACA JUGA:Teknologi & Infrastruktur: Indosat Perkuat Jaringan di Sumsel Jelang Ramadan dan Idulfitri

Kepolisian Republik Indonesia melalui Divisi Humas menegaskan bahwa operasi pemberantasan kejahatan jalanan akan terus digelar secara berkala. Selain penindakan, polisi juga mengedepankan upaya preventif melalui patroli rutin, razia kendaraan, serta penyuluhan kepada masyarakat dan sekolah-sekolah.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak bepergian sendirian di lokasi sepi pada malam hari, serta segera melapor ke pihak berwajib apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan. Kepolisian juga mendorong warga memanfaatkan layanan darurat 110 untuk laporan cepat.

BACA JUGA:Kasus OTT Anggota DPRD Sumsel, Kejati Dalami Dugaan Suap Proyek Irigasi

Penegakan hukum yang konsisten dan kerja sama antara aparat serta masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menekan angka kriminalitas. Dengan langkah tegas dan terukur, diharapkan rasa aman masyarakat dapat kembali terjaga di tengah aktivitas sehari-hari.

Sumber: