BANNER RAMADHAN KOMINFO

Bank Indonesia Buka Layanan Penukaran Uang THR di Palembang Jelang Lebaran

Bank Indonesia Buka Layanan Penukaran Uang THR di Palembang Jelang Lebaran

Untuk mempermudah masyarakat, BI menerapkan sistem pendaftaran daring melalui aplikasi atau situs resmi penukaran uang Rupiah.--

Harian OKU Selatan.ID  – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat akan uang pecahan baru untuk Tunjangan Hari Raya (THR) mulai meningkat. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka layanan penukaran uang baru di wilayah Palembang dan sekitarnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumsel menyampaikan bahwa layanan penukaran uang Rupiah ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka menjaga ketersediaan uang layak edar di masyarakat. Program ini sekaligus bertujuan memastikan distribusi uang pecahan kecil berjalan merata dan tertib selama momentum Ramadan hingga Lebaran.

BACA JUGA:Pemerintah Resmikan Proyek Jalan Tol Baru, Dorong Konektivitas Antarwilayah

“Setiap tahun permintaan uang pecahan kecil meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan stok yang cukup serta sistem penukaran berbasis pemesanan agar lebih tertib dan menghindari antrean panjang,” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (21/2).

Dalam pelaksanaannya, BI bekerja sama dengan sejumlah perbankan yang tersebar di berbagai titik strategis di Kota Palembang. Layanan penukaran tidak hanya dilakukan di kantor bank, tetapi juga melalui mobil kas keliling yang ditempatkan di pusat keramaian seperti pasar tradisional, halaman masjid besar, dan area perkantoran.

BACA JUGA:Takjil Bikin Ramai, Polisi Siaga di Simpang Tangga Batu

Untuk mempermudah masyarakat, BI menerapkan sistem pendaftaran daring melalui aplikasi atau situs resmi penukaran uang Rupiah. Masyarakat diminta memilih lokasi dan jadwal penukaran yang tersedia, lalu datang sesuai waktu yang ditentukan dengan membawa bukti pemesanan serta kartu identitas. Setiap penukar dibatasi nominal tertentu guna memastikan pemerataan distribusi.

Adapun pecahan yang tersedia antara lain Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000. BI memastikan seluruh uang yang ditukarkan dalam kondisi baru dan layak edar. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan penukaran di pihak tidak resmi yang kerap mematok biaya tambahan.

BACA JUGA:Pemerintah Percepat Program Digitalisasi Sekolah, Targetkan 10 Ribu Unit Tahun Ini

“Kami mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur penukaran di pinggir jalan yang mengenakan tarif jasa tinggi. Penukaran resmi melalui BI dan perbankan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Lonjakan kebutuhan uang tunai biasanya terjadi pada pekan terakhir Ramadan. Tradisi berbagi THR kepada anak-anak dan keluarga saat Lebaran menjadi salah satu faktor utama meningkatnya permintaan uang pecahan kecil. Kondisi ini juga berdampak pada perputaran uang tunai di Sumsel yang diperkirakan meningkat dibandingkan bulan biasa.

BACA JUGA:Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal dan Pencuri di Berbagai Wilayah

Selain menyediakan layanan penukaran, BI juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keaslian Rupiah. Petugas kas keliling turut memberikan sosialisasi singkat tentang cara mengenali ciri-ciri uang asli melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

Pemerintah daerah menyambut baik langkah tersebut karena dinilai membantu menjaga stabilitas ekonomi lokal, terutama sektor perdagangan yang biasanya mengalami peningkatan aktivitas menjelang hari raya. Pedagang pasar dan pelaku UMKM di Palembang mengaku terbantu dengan ketersediaan uang pecahan kecil untuk kebutuhan transaksi harian.

Sumber:

Berita Terkait