BANNER RAMADHAN KOMINFO

Batu Bara Masih Jadi Sumber Energi Stabil dan Mudah Diakses Banyak Negara

Batu Bara Masih Jadi Sumber Energi Stabil dan Mudah Diakses Banyak Negara

batu bara masih menjadi sumber energi stabil menurut Direktur Pushep Bismina Bakhtiar, peran batu bara dalam menjaga ketahanan energi global--

JAKARTA – Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep), Bismina Bakhtiar, menyebut batu bara masih menjadi salah satu sumber energi yang relatif stabil dan mudah diakses oleh banyak negara di dunia.

Menurut Bismina, meskipun berbagai negara mulai mendorong penggunaan energi terbarukan, batu bara tetap memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan energi global, terutama untuk sektor pembangkit listrik.

BACA JUGA:Menteri HAM Natalius Pigai Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

“Batu bara masih menjadi sumber energi yang relatif stabil dan mudah diakses oleh banyak negara,” ujar Bismina dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa stabilitas pasokan menjadi salah satu keunggulan utama batu bara dibandingkan beberapa sumber energi lainnya. Cadangan batu bara di berbagai negara juga masih cukup besar sehingga mampu menopang kebutuhan energi dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Ribuan Warga OKU Selatan Padati Masjid Agung Al-Muhtadin, Dengarkan Tausiyah Ustaz Abdul Somad pada Malam Nuzu

Selain itu, infrastruktur pendukung untuk pemanfaatan batu bara sudah cukup berkembang di banyak negara. Hal ini membuat biaya produksi energi berbasis batu bara relatif lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis energi lainnya.

Bismina menilai bahwa di tengah ketidakpastian pasar energi global, batu bara masih menjadi pilihan utama bagi banyak negara untuk menjaga ketahanan energi mereka. Terlebih, beberapa negara berkembang masih sangat bergantung pada batu bara sebagai sumber energi utama.

BACA JUGA:16–17 Maret Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Sumatera, Ini Persiapan Pemprov Sumsel

Menurutnya, akses terhadap batu bara juga lebih mudah dibandingkan beberapa sumber energi lain yang membutuhkan teknologi tinggi atau investasi besar. Hal ini membuat batu bara tetap menjadi alternatif penting dalam memenuhi kebutuhan listrik dan industri.

Namun demikian, Bismina juga mengakui bahwa penggunaan batu bara tidak terlepas dari berbagai tantangan, terutama terkait isu lingkungan. Emisi karbon yang dihasilkan dari pembakaran batu bara menjadi salah satu perhatian utama dalam upaya menekan perubahan iklim global.

BACA JUGA:Pemerintah Diminta Maksimalkan Persiapan Idulfitri

Karena itu, ia menilai perlu adanya keseimbangan antara pemanfaatan batu bara sebagai sumber energi dengan upaya pengurangan dampak lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dalam proses pemanfaatan batu bara.

Selain itu, pengembangan teknologi seperti clean coal technology juga dinilai dapat membantu mengurangi emisi yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga batu bara. Teknologi tersebut memungkinkan proses pembakaran yang lebih efisien serta menghasilkan emisi yang lebih rendah.

Sumber: