16–17 Maret Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Sumatera, Ini Persiapan Pemprov Sumsel
Puncak arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Sumatera diprediksi terjadi pada 16–17 Maret. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan berbagai langkah,--
PALEMBANG – Arus mudik Lebaran tahun 2026 di wilayah Sumatera diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 16 hingga 17 Maret. Mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik.
Peningkatan arus kendaraan diprediksi terjadi di sejumlah jalur utama yang menghubungkan Kota Palembang dengan berbagai daerah di Sumatera Selatan maupun provinsi lainnya. Jalur-jalur tersebut antara lain Palembang menuju Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Musi Banyuasin, hingga jalur lintas Sumatera yang menghubungkan Sumsel dengan Lampung dan Jambi.
BACA JUGA:Pemerintah Diminta Maksimalkan Persiapan Idulfitri
Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Sumatera Selatan menyatakan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik. Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik sebelum puncak arus mudik tiba.
Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah posko pelayanan dan posko pengamanan di sepanjang jalur mudik. Posko tersebut akan berfungsi sebagai tempat istirahat bagi pemudik sekaligus pusat informasi dan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Program Dana Pensiun Atlet Berprestasi
“Posko ini akan diisi oleh petugas gabungan yang siap memberikan pelayanan kepada pemudik, termasuk bantuan medis, informasi lalu lintas, hingga penanganan darurat jika terjadi kendala di perjalanan,” ujarnya.
Selain menyiapkan posko pelayanan, pemerintah juga melakukan pengecekan terhadap kondisi infrastruktur jalan di sejumlah titik yang menjadi jalur utama mudik. Perbaikan jalan yang mengalami kerusakan terus dikebut agar dapat digunakan secara optimal saat arus mudik berlangsung.
BACA JUGA:Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman untuk Kebutuhan Masyarakat
Pemprov Sumsel juga memastikan kesiapan sarana transportasi umum, baik bus maupun kereta api, yang akan digunakan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik. Pemeriksaan terhadap armada angkutan dilakukan guna memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dan aman digunakan.
Tak hanya itu, petugas juga akan melakukan pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum untuk memastikan para sopir dalam kondisi sehat dan tidak mengemudi dalam keadaan lelah. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama arus mudik.
BACA JUGA:Bank Indonesia Diperkirakan Tahan Suku Bunga Acuan di Tengah Ketidakpastian Global
Sementara itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan. Rekayasa lalu lintas kemungkinan akan diterapkan jika terjadi kepadatan kendaraan di jalur tertentu.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik. Pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta membawa kelengkapan berkendara yang diperlukan.
Sumber:
