BANNER RAMADHAN KOMINFO

Pencairan THR Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Daya Beli Masyarakat Meningkat

Pencairan THR Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Daya Beli Masyarakat Meningkat

dampak pencairan thr terhadap ekonomi indonesia 2026, peningkatan daya beli masyarakat jelang lebaran--

Harian OKU Selatan.ID- Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idulfitri 2026 memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi nasional. Sejumlah sektor usaha mengalami peningkatan aktivitas seiring naiknya daya beli masyarakat, terutama di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, hingga sektor jasa.

Pemerintah sebelumnya telah memastikan pencairan THR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, serta pekerja swasta dilakukan tepat waktu. Kebijakan ini dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perputaran uang di masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

BACA JUGA:Pengamanan Lebaran Diperketat, Aparat Siaga di Seluruh Wilayah Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pencairan THR memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian. Dana yang diterima masyarakat tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga mendorong aktivitas usaha kecil dan menengah (UMKM).

“Setiap menjelang Lebaran, konsumsi masyarakat meningkat signifikan. Ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan ekonomi domestik,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Di berbagai daerah, pusat perbelanjaan terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa. Masyarakat memanfaatkan THR untuk membeli kebutuhan Lebaran seperti pakaian baru, makanan, hingga perlengkapan rumah tangga. Tidak hanya itu, sektor transportasi dan pariwisata juga turut merasakan dampaknya, terutama dengan meningkatnya aktivitas mudik.

BACA JUGA:Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Ini, Volume Kendaraan Meningkat Tajam

Para pelaku usaha mengaku mengalami peningkatan omzet selama periode pencairan THR. Pedagang di pasar tradisional, misalnya, mencatat lonjakan penjualan bahan pokok seperti beras, daging, dan bumbu dapur. Sementara itu, pelaku UMKM di bidang kuliner dan fesyen juga kebanjiran pesanan.

“Penjualan naik hampir dua kali lipat dibanding hari biasa. THR sangat membantu meningkatkan daya beli masyarakat,” kata salah satu pedagang di Jakarta.

Selain mendorong konsumsi, pencairan THR juga berdampak pada sektor jasa keuangan. Aktivitas perbankan meningkat, baik dari sisi penarikan tunai maupun transaksi digital. Hal ini menunjukkan tingginya perputaran uang di masyarakat selama periode Lebaran.

BACA JUGA:Polres OKU Selatan Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Aturan Lalu Lintas Saat Takbiran

Namun demikian, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan THR. Pengeluaran yang tidak terkontrol dapat berdampak pada kondisi keuangan setelah Lebaran. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengatur keuangan dengan baik, termasuk menyisihkan sebagian dana untuk tabungan atau kebutuhan jangka panjang.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memantau stabilitas harga bahan pokok. Peningkatan permintaan yang tinggi berpotensi menyebabkan kenaikan harga, sehingga diperlukan langkah antisipasi agar inflasi tetap terkendali.

BACA JUGA:Lebaran Lebih Dulu, Warga Muhammadiyah Jawa Timur Salat Id Besok

Sumber: