BANNER RAMADHAN KOMINFO

BPH Migas Jamin Stok BBM Nasional Aman untuk Arus Balik Lebara

BPH Migas Jamin Stok BBM Nasional Aman untuk Arus Balik Lebara

BPH Migas memastikan stok BBM nasional aman selama arus balik Lebaran 2026. Bersama PT Pertamina (Persero), distribusi energi dijaga tetap lancar guna mendukung mobilitas masyarakat.--

Harian OKU Selatan.ID- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, BPH Migas, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026. Jaminan ini diberikan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman.

Kepala BPH Migas menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak awal periode mudik hingga arus balik. Koordinasi intensif dilakukan bersama badan usaha penyedia BBM, termasuk PT Pertamina (Persero), untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA:124 Perusahaan Truk Disanksi, Kemenhub Tindak Tegas Pelanggar ODOL Saat Lebaran

“Kami memastikan bahwa stok BBM nasional dalam kondisi cukup dan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena distribusi terus dipantau secara real time,” ujar perwakilan BPH Migas dalam keterangannya.

Dalam menghadapi lonjakan konsumsi BBM selama periode Lebaran, BPH Migas bersama Pertamina telah meningkatkan pasokan di sejumlah titik strategis, seperti jalur tol, jalur arteri, serta kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas. Selain itu, layanan tambahan seperti SPBU siaga, mobil tangki keliling, dan motoris pengantar BBM juga disiapkan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses.

BACA JUGA:Satu Pelaku Pengeroyokan Bersenjata Tajam di OKU Selatan Ditangkap, Tiga Lainnya Masih Diburu

Data sementara menunjukkan adanya peningkatan konsumsi BBM, khususnya jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax, seiring meningkatnya jumlah kendaraan pribadi yang digunakan masyarakat selama mudik dan arus balik. Meski demikian, BPH Migas memastikan bahwa lonjakan tersebut masih dalam batas yang telah diprediksi sebelumnya.

Pengawasan juga diperketat untuk mencegah potensi penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM. BPH Migas bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Kebijakan WFA dan Sekolah Daring untuk Tekan Konsumsi BBM Mulai April 2026

Selain BBM, ketersediaan LPG juga menjadi perhatian. BPH Migas memastikan bahwa stok LPG, baik subsidi maupun non-subsidi, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama periode Lebaran.

Untuk mendukung kelancaran arus balik, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan mengisi bahan bakar di SPBU resmi. Masyarakat juga disarankan memanfaatkan aplikasi digital untuk memantau lokasi SPBU terdekat serta kondisi lalu lintas secara real time.

BACA JUGA:MK Nyatakan Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR Inkonsitusional, Pemerintah Diberi Waktu Dua Tahun

Di sisi lain, BPH Migas terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Kementerian Perhubungan dan Kepolisian, guna memastikan distribusi energi tidak terhambat oleh kepadatan lalu lintas. Pengaturan jalur distribusi menjadi salah satu kunci agar pasokan BBM tetap lancar hingga ke daerah-daerah.

Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, BPH Migas optimistis kebutuhan energi masyarakat selama arus balik Lebaran dapat terpenuhi dengan baik. Jaminan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik dalam perjalanan kembali ke kota masing-masing.

Sumber: