Jangan Abaikan Nyeri Dada, Waspadai Ancaman Serangan Jantung

Sabtu 31-01-2026,14:21 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Banjarmasin – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan nyeri dada. Keluhan ini bisa menjadi tanda awal serangan jantung mendadak yang memerlukan penanganan cepat.

Menurut upk.kemkes.go.id, banyak orang sering mengira nyeri dada hanyalah masuk angin atau kelelahan biasa. Padahal, gejala ini bisa juga disebabkan gangguan jantung serius, terutama jika terasa seperti tekanan berat di dada, menjalar ke lengan, rahang, atau punggung, disertai sesak napas, keringat dingin, dan mual

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung tersumbat. Jika tidak segera ditangani, otot jantung dapat mengalami kerusakan permanen.

Kemenkes menekankan bahwa penanganan dalam satu hingga dua jam pertama setelah gejala muncul sangat penting untuk menyelamatkan nyawa. Pemeriksaan medis lebih lanjut dengan tenaga kesehatan berkompeten dianjurkan untuk memastikan penyebab nyeri dada.

Tidak semua nyeri dada disebabkan oleh serangan jantung, tetapi tetap perlu evaluasi lebih jauh. Masyarakat diingatkan untuk segera berhenti beraktivitas, meminta bantuan, dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gejala tersebut.

 

 

Tags :
Kategori :

Terkait