Disperindag OKU antisipasi lonjakan harga sembako jelang Ramadhan

Jumat 06-02-2026,14:10 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Baturaja- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan memonitor pasar.

‎"Biasanya momentum mendekati hari besar keagamaan sejumlah barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga," kata Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag OKU, Irfan Maradona di Baturaja, Kamis.

‎Dia mengatakan, kondisi ini sering dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk menimbun barang sehingga menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga sembako di pasaran.

‎Oleh sebab itu, pihaknya meningkatkan monitoring pasar dengan membentuk tim untuk memastikan harga kebutuhan pokok tidak melonjak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

‎Pengawasan tersebut menyasar pada lapak-lapak pedagang di pasar tradisional Baturaja, Kabupaten OKU meliputi Pasar Atas, Pasar Baru dan Pasar RS Sriwijaya.

‎Selain monitoring pasar, kata dia, pihaknya juga mengagendakan untuk menggelar kegiatan operasi pasar murah dengan menjual sejumlah barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

‎"Operasi pasar murah ini dijadwalkan digelar pada Jumat (6/2) dan 13 Februari 2026," katanya.

‎Sementara, berdasarkan pantauan di Pasar Baru Baturaja untuk harga daging sapi potong masih dijual pedagang kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000/Kg.

‎"Untuk saat ini harga daging sapi masih pada harga Rp130.000/Kg, sedangkan, tulang sapi saya jual Rp90.000/Kg," ujar Nopri, pedagang daging sapi potong di Pasar Baru Baturaja secara terpisah menambahkan.

‎Menurutnya, mendekati bulan suci Ramadhan tahun ini biasanya harga daging sapi mengalami kenaikan yang dipicu oleh banyaknya permintaan pasar.

‎"Biasanya naik sekitar 10-15 persen mengikuti harga pasar," ujarnya.

Tags :
Kategori :

Terkait