Psikolog jelaskan dinamika anak tengah dalam keluarga

Selasa 10-02-2026,21:06 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Jakarta  - Psikolog yang tergabung dalam Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Samanta Elsener M.Psi menjelaskan dinamika anak tengah dalam sebuah keluarga yang membentuk cara pandang dan relasi mereka dengan orang lain.

‎Anak tengah, kata Samanta saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa, menjelaskan posisi mereka yang terjepit di antara kakak dan adik membuat si anak tengah merasa perlu berupaya lebih keras untuk mendapatkan perhatian orang tua.

‎"Kurangnya perhatian dan perasaan diabaikan bisa memunculkan kecenderungan untuk memberontak atau justru berusaha menyenangkan semua orang, atau dikenal sebagai people pleaser,” kata Samanta.

‎Ketika terjadi dinamika dalam keluarga, anak tengah menurut sang psikolog punya kecenderungan untuk mengalah, apakah terhadap kakak atau adiknya. Pola tersebut membentuk cara pandang yang lebih realistis dalam berelasi dengan orang lain.

‎Sering kali anak tengah menuruti keinginan anak tertua dan kebutuhan anak bungsu. Karena terbiasa mengalah, mereka cenderung memiliki ekspektasi yang tidak muluk dan lebih realistis terhadap orang lain," ujar dia.

‎Menurut Samanta, pengalaman berbagi perhatian sejak kecil juga membentuk kemampuan sosial anak tengah. Mereka umumnya lebih mudah membangun hubungan dan cepat beradaptasi saat berada di lingkungan baru.

‎"Anak tengah umumnya lebih ramah, terbuka terhadap pengalaman, dan mampu membangun hubungan baik dengan orang lain. Mereka terbiasa menyesuaikan diri sejak kecil saat perhatian orang tua terbagi. Selain itu, mereka juga lebih terbuka dalam mengambil risiko dan mencoba ide baru,” kata dia lagi.

‎Pembahasan mengenai anak tengah mengemuka di media sosial setelah kasus pembunuhan satu keluarga di Warakas, Jakarta Utara. Pelaku merupakan anak tengah yang diduga menyimpan konflik karena merasa diperlakukan secara tidak adil oleh keluarganya.

‎Warganet di media sosial kemudian membagikan pengalaman pribadi mereka sebagai anak tengah yang merasa kurang diperhatikan dibanding saudara lainnya

Tags :
Kategori :

Terkait