Harian OKU Selatan.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menjelang perayaan Idulfitri tahun ini. Potensi bencana yang perlu diwaspadai antara lain banjir, banjir bandang, serta tanah longsor yang dapat terjadi akibat curah hujan yang masih cukup tinggi di sejumlah wilayah.
Kepala BPBD Sumatera Selatan menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan kondisi cuaca dan laporan dari berbagai daerah, beberapa wilayah di Sumatera Selatan memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, terutama di daerah yang berada di dataran rendah maupun wilayah perbukitan.
BACA JUGA:Pertamina Kerahkan 345 Kapal untuk Jaga Distribusi Energi Selama Ramadan dan Idulfitri
Menurutnya, perubahan cuaca yang tidak menentu selama masa pancaroba dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana alam. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar.
Beberapa daerah yang dinilai rawan banjir antara lain wilayah yang berada di sekitar aliran sungai besar serta kawasan yang memiliki sistem drainase kurang baik. Sementara itu, potensi tanah longsor biasanya terjadi di daerah perbukitan yang memiliki struktur tanah labil, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu lama.
BACA JUGA:Judul: Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Jadi Tameng Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global
Selain itu, BPBD juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk memperhatikan kondisi cuaca dan situasi di jalur yang akan dilalui. Hal ini penting untuk menghindari risiko bencana seperti banjir atau longsor yang dapat mengganggu perjalanan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan pemantauan di daerah rawan serta menyiapkan tim siaga bencana yang dapat bergerak cepat jika terjadi situasi darurat.
BPBD juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Sumatera Selatan untuk memastikan kesiapan peralatan serta personel dalam menghadapi potensi bencana selama periode Lebaran.
BACA JUGA:Anggaran Meja Biliar Rp486 Juta di DPRD Sumsel Jadi Sorotan Publik
Selain kesiapsiagaan dari pemerintah, peran masyarakat juga sangat penting dalam upaya mitigasi bencana. Warga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air yang dapat memicu terjadinya banjir.
Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi tanah di sekitar tempat tinggal mereka. Jika muncul retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan tanah, warga diminta segera melapor kepada aparat setempat agar dapat segera ditangani.
BACA JUGA:Polres OKU Selatan Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan Saat Melintas di Kawasan Permukiman
BPBD Sumatera Selatan berharap masyarakat tetap tenang namun tetap waspada dalam menghadapi potensi bencana alam. Dengan kesiapsiagaan yang baik dari semua pihak, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi cuaca terbaru dari instansi terkait. Informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas, terutama menjelang arus mudik dan perayaan Lebaran.