Jalan Pemkab OKU Selatan Tergenang, BPBD Imbau Warga Hindari Lokasi
Genangan air dengan ketinggian signifikan merendam Jalan Pemkab OKU Selatan di area Perumahan Perkim. Kondisi ini mengganggu arus lalu lintas dan berisiko menyebabkan kendaraan mogok. BPBD mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan sementara --
OKU Selatan, Sumatera Selatan — Genangan air dengan ketinggian cukup signifikan dilaporkan merendam ruas Jalan Pemkab, tepatnya di sekitar area Perumahan Perkim, Kabupaten OKU Selatan. Kondisi ini membuat aktivitas lalu lintas terganggu dan meningkatkan risiko kendaraan mogok serta kemacetan di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, genangan air terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Drainase yang tidak mampu menampung debit air secara maksimal turut memperparah kondisi di lapangan.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Ancam Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diminta Waspada Bencana
BACA JUGA:MBG di OKU Selatan Jadi Perhatian, Daerah Terpencil Belum Terjangkau
Petugas BPBD bersama tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan serta memastikan situasi tetap terkendali. Hingga saat ini, genangan air masih belum sepenuhnya surut dan masih membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Jika memungkinkan, sebaiknya mencari jalur alternatif sementara waktu guna menghindari risiko kendaraan mogok dan kemacetan,” demikian imbauan yang disampaikan petugas di lapangan.
Genangan air ini tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Permukaan jalan yang tertutup air membuat kondisi jalan sulit diprediksi, termasuk adanya lubang atau kerusakan yang tidak terlihat oleh pengendara.
Sejumlah pengendara yang melintas terlihat harus memperlambat laju kendaraan mereka. Bahkan, beberapa kendaraan roda dua dilaporkan mengalami mogok akibat mesin terendam air. Kondisi ini juga memicu antrean kendaraan di beberapa titik, terutama pada jam-jam sibuk.
BACA JUGA:Batas Belanja Pegawai 30% Picu Kekhawatiran, DPRD Siapkan 3 Jurus Selamatkan PPPK
BACA JUGA:Antusiasme NPCI Sumsel, Borong Puluhan Tiket Jalan Sehat HUT Sumeks Berhadiah Mobil dan Umrah
BPBD OKU Selatan menegaskan bahwa timnya terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan situasi di lokasi genangan. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk penanganan sistem drainase di kawasan tersebut.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan, mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan. Pengguna jalan diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas, serta menghindari memaksakan diri menerobos genangan yang cukup dalam.
Dalam situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi call center BPBD OKU Selatan untuk mendapatkan bantuan atau melaporkan kondisi di lapangan. Layanan ini disediakan sebagai bentuk respons cepat terhadap kejadian bencana dan kondisi darurat lainnya.
BACA JUGA:Peserta KB Aktif di Sumsel Tembus 906 Ribu, Metode Suntik Paling Dominan
Sumber:
