BANNER RAMADHAN KOMINFO

Prabowo Instruksikan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen

Prabowo Instruksikan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen

Prabowo Subianto menginstruksikan pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat--

Harian OKU Selatan.ID- Menteri Pertahanan sekaligus tokoh nasional Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas terkait penataan hunian bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menata kawasan padat perkotaan agar lebih aman dan tertib.

Prabowo menekankan bahwa pembangunan hunian layak merupakan hak dasar setiap warga negara. “Setiap warga berhak mendapatkan hunian yang aman, nyaman, dan layak huni. Kita tidak boleh membiarkan warga tinggal di kawasan yang rawan risiko seperti bantaran rel kereta,” ujarnya dalam kunjungan kerja ke kawasan Senen.

BACA JUGA:Sumsel Didominasi Zona Coklat, BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering dari Normal

BACA JUGA:Wacana Belanja Pegawai Dipangkas 30 Persen, Sekda Sumsel Pastikan Tak Ada PHK PPPK

Menurutnya, hunian yang dibangun tidak hanya akan memenuhi standar keselamatan dan kesehatan, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas sosial yang memadai, termasuk akses air bersih, listrik, sanitasi, dan ruang terbuka hijau. Dengan demikian, warga tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga lingkungan yang mendukung kesejahteraan mereka.

Proyek pembangunan hunian layak ini akan melibatkan sinergi antara kementerian terkait, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Pemerintah menargetkan pembangunan tahap awal akan fokus pada rumah bagi warga yang selama ini menempati bantaran rel secara kumuh dan berisiko tinggi. Penataan ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di kawasan rel dan meningkatkan keamanan pengguna kereta api.

Pemerintah menekankan bahwa proses relokasi dan pembangunan hunian akan dilakukan secara humanis, dengan melibatkan warga dalam perencanaan dan pemilihan lokasi rumah baru. Setiap warga akan diberikan kompensasi atau bantuan relokasi agar transisi menuju hunian layak dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik sosial.

BACA JUGA:Harga Cabai di Pasar Saka Selabung Turun, Kini Rp27 Ribu per Kilogram

BACA JUGA:Iran Klaim Hantam 500 Tentara AS di Dubai, Ancaman Balasan Kian Memanas

Selain aspek fisik hunian, pemerintah juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi warga. Setiap proyek pembangunan akan menyertakan program pelatihan keterampilan dan akses ke peluang kerja, sehingga warga tidak hanya memiliki tempat tinggal yang layak, tetapi juga kemandirian ekonomi yang lebih baik.

Kawasan Senen sendiri merupakan salah satu wilayah strategis di Jakarta yang padat penduduk dan memiliki aktivitas ekonomi yang tinggi. Penataan hunian di bantaran rel diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak, baik warga maupun pengguna transportasi umum.

BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Api-Api Siaga 17 Kapal Hadapi Lonjakan Arus Balik Lebara

BACA JUGA:Kasus Korupsi KUR di Sumsel, Delapan Tersangka Ditetapkan

Prabowo menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk mengatasi masalah permukiman kumuh di seluruh Indonesia. Program serupa akan diterapkan di berbagai kota besar, dengan fokus pada pembangunan hunian yang memenuhi standar keselamatan dan kesehatan, serta mendukung pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sumber:

Berita Terkait