BANNER RAMADHAN KOMINFO

Cendol Diduga Mengandung Zat Berbahaya Beredar di Pasar Saka Selabung, Warga Diminta Waspada

Cendol Diduga Mengandung Zat Berbahaya Beredar di Pasar Saka Selabung, Warga Diminta Waspada

Cendol yang dibuat oleh pedagang dari OKU dan dijual kembali di Pasar Saka Selabung diduga mengandung zat berbahaya. Warga diminta lebih waspada saat membeli minuman tersebut.--

Harian OKU Selatan.ID- Masyarakat di wilayah Ogan Komering Ulu Selatan diminta untuk lebih berhati-hati dalam membeli minuman cendol setelah muncul informasi mengenai dugaan adanya cendol yang mengandung zat berbahaya yang beredar di Pasar Saka Selabung.

Cendol yang diduga mengandung bahan berbahaya tersebut disebut berasal dari pedagang di wilayah Ogan Komering Ulu (OKU) yang kemudian dijual kembali oleh sejumlah pedagang di Pasar Saka Selabung. Informasi ini mulai menjadi perhatian masyarakat setelah beberapa warga menyampaikan kekhawatiran mengenai kualitas dan keamanan minuman tradisional tersebut.

BACA JUGA:Polres OKU Selatan Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan Saat Melintas di Kawasan Permukiman

Cendol merupakan salah satu minuman tradisional yang cukup populer di kalangan masyarakat. Minuman ini biasanya dibuat dari tepung beras atau tepung hunkwe yang dibentuk menjadi butiran kecil berwarna hijau, kemudian disajikan dengan santan dan gula merah cair. Rasanya yang segar membuat cendol sering menjadi pilihan masyarakat untuk melepas dahaga, terutama saat cuaca panas.

Namun, dalam beberapa kasus di berbagai daerah, ditemukan adanya pedagang yang mencampurkan bahan kimia berbahaya ke dalam cendol agar teksturnya lebih kenyal dan tidak mudah hancur. Bahan tersebut biasanya digunakan untuk membuat produk lebih tahan lama meskipun disimpan dalam waktu yang cukup lama.

BACA JUGA:Sat Lantas OKU Selatan Imbau Orang Tua Awasi Anak Gunakan Sepeda Listrik

Sejumlah warga mengaku mulai khawatir setelah mendengar informasi tersebut. Mereka berharap ada pemeriksaan dari pihak terkait untuk memastikan apakah cendol yang dijual di pasar benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya pengawasan lebih ketat terhadap makanan dan minuman yang dijual di pasar tradisional maupun oleh pedagang kaki lima. Pengawasan ini dinilai penting untuk melindungi konsumen dari potensi penggunaan bahan berbahaya dalam produk pangan.

BACA JUGA:Donald Trump Tuduh Iran Dalangi Serangan ke Sekolah Putri di Minab

Penggunaan zat kimia berbahaya dalam makanan tentu dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, bahan tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti iritasi saluran pencernaan, kerusakan organ tubuh, hingga risiko penyakit serius lainnya.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih selektif saat membeli makanan atau minuman di pasar. Konsumen disarankan memperhatikan warna, tekstur, serta aroma dari produk yang dibeli. Jika cendol memiliki tekstur terlalu keras, warna yang terlalu mencolok, atau tidak mudah hancur meskipun diremas, maka sebaiknya dihindari.

BACA JUGA:Perang Iran–Israel Picu Kekhawatiran, Industri Otomotif Terancam Tertekan

Selain itu, warga juga disarankan membeli makanan dan minuman dari pedagang yang sudah dikenal atau yang diyakini menjaga kebersihan serta kualitas bahan yang digunakan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat segera melakukan pemeriksaan terhadap makanan dan minuman yang beredar di pasar. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan pangan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Sumber:

Berita Terkait