BANNER RAMADHAN KOMINFO

Stok BBM dan LPG di Sumsel Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026

Stok BBM dan LPG di Sumsel Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026

Pemerintah memastikan stok BBM dan LPG di Sumatera Selatan aman menjelang Lebaran 2026. Distribusi lancar, harga stabil, dan SPBU siap 24 jam untuk melayani masyarakat dan pemudik.--

Harian OKU Selatan.ID- Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Sumatera Selatan dalam kondisi aman. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Melalui PT Pertamina (Persero), pemerintah menegaskan bahwa stok BBM dan LPG di seluruh Sumatera Selatan mencukupi untuk menghadapi lonjakan permintaan selama periode mudik dan Lebaran. Perseroan juga menyiapkan distribusi tambahan untuk mengantisipasi titik-titik rawan kelangkaan.

BACA JUGA:Arus Mudik di Sumsel Mulai Memuncak, Pemerintah Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

“Kami memastikan stok BBM dan LPG aman hingga Lebaran. Semua SPBU di jalur utama dan pusat kota beroperasi penuh untuk melayani masyarakat,” kata Direktur Pemasaran Pertamina Sumsel. Ia menambahkan, stok premium, pertalite, pertamax, dan LPG 3 kg telah disiapkan dengan jumlah cukup untuk kebutuhan masyarakat hingga beberapa hari pasca-Lebaran.

Sejumlah SPBU di jalur mudik, termasuk Palembang–Prabumulih, Palembang–Indralaya, dan Palembang–Kayuagung, beroperasi 24 jam untuk melayani pemudik. Petugas juga melakukan pemantauan ketat agar distribusi BBM tetap lancar dan tidak terjadi antrean panjang.

BACA JUGA:Pencairan THR Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Daya Beli Masyarakat Meningkat

Pemerintah juga menyiapkan jalur distribusi darurat, termasuk pengiriman BBM dan LPG menggunakan truk tangki tambahan untuk daerah-daerah yang diprediksi mengalami lonjakan permintaan tinggi. Hal ini dilakukan agar seluruh masyarakat, terutama pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, tetap dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah.

Selain memastikan ketersediaan, pemerintah juga memantau harga BBM dan LPG agar tetap stabil. Menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan, harga eceran tertinggi LPG 3 kg tetap Rp23.000 per tabung, sementara BBM jenis pertalite dijual sesuai harga pemerintah tanpa adanya lonjakan signifikan.

BACA JUGA:Lebih dari 1.000 Dapur MBG Ditutup Sementara, Pemerintah Lakukan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Langkah antisipasi ini juga sejalan dengan pengawasan terkait kualitas bahan bakar. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk membeli BBM dan LPG di SPBU resmi guna menghindari risiko kualitas yang tidak sesuai standar. Selain itu, masyarakat disarankan memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan panjang agar lebih aman dan efisien dalam penggunaan BBM.

Distribusi BBM dan LPG yang lancar juga diharapkan mencegah terjadinya kepanikan masyarakat akibat rumor kelangkaan. Pemerintah menegaskan bahwa persediaan energi di Sumatera Selatan cukup untuk seluruh kebutuhan selama Lebaran, termasuk bagi pelaku usaha transportasi dan logistik.

BACA JUGA:Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Selain BBM dan LPG, pemerintah juga memantau kebutuhan energi lain, seperti listrik, agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. PLN dan pihak terkait telah menyiapkan cadangan daya tambahan untuk memastikan kelancaran operasional sektor publik dan komersial selama libur panjang.

Dengan langkah-langkah tersebut, masyarakat Sumatera Selatan dapat menjalani mudik dan perayaan Idulfitri dengan lebih nyaman dan aman. Pemerintah menekankan pentingnya kerja sama masyarakat untuk menggunakan BBM dan LPG secara bijak, terutama bagi pemudik dan pengusaha transportasi, agar stok tetap terjaga hingga pasca-Lebaran.

Sumber: