Harga Plastik Mencekik, Gubernur Sumsel Sarankan UMKM Beralih ke Daun Pisang
harga plastik naik berdampak pada umkm sumatera selatan, gubernur sumsel sarankan pakai daun pisang--
Palembang – Lonjakan harga plastik dalam beberapa bulan terakhir mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Selatan. Kenaikan harga bahan kemasan tersebut dinilai cukup memberatkan, terutama bagi pedagang makanan dan minuman yang sangat bergantung pada plastik sebagai pembungkus utama.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Sumatera Selatan mengimbau para pelaku UMKM untuk mulai beralih ke bahan kemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti daun pisang. Selain dinilai lebih ekonomis, penggunaan daun pisang juga dianggap mampu mengurangi ketergantungan terhadap plastik yang harganya terus merangkak naik.
BACA JUGA:Ratusan Motor dan Mobil Curian di Sumsel Dikembalikan ke Pemiliknya
BACA JUGA:Kadinsos OKU Selatan Tunjukkan Kepedulian Tinggi, Aktif Bantu Warga dan Perkuat Layanan Sosial
“Dengan kondisi harga plastik yang terus naik, kami mendorong UMKM untuk lebih kreatif. Salah satunya dengan memanfaatkan daun pisang sebagai alternatif kemasan,” ujar Gubernur dalam keterangannya.
Menurutnya, penggunaan daun pisang bukan hal baru dalam tradisi masyarakat Indonesia. Sejak dulu, daun pisang telah digunakan sebagai pembungkus makanan karena mudah didapat, murah, dan memiliki nilai estetika tersendiri. Bahkan, beberapa jenis makanan justru memiliki cita rasa yang lebih khas ketika dibungkus menggunakan daun pisang.
BACA JUGA:Musim Duku Mulai Tiba di OKU Selatan, Harga Awal Tembus Rp15 Ribu per Kilo
BACA JUGA:Antisipasi Karhutla, BPBD Lampung Gandeng Sumsel Siagakan Water Bombing
Kenaikan harga plastik sendiri dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari naiknya harga bahan baku minyak dunia hingga terganggunya rantai pasok global. Hal ini berdampak langsung pada industri plastik dan akhirnya dirasakan oleh pelaku usaha kecil di daerah.
Sejumlah pedagang di Palembang mengaku mulai kesulitan menekan biaya operasional akibat mahalnya harga plastik. Mereka harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membeli kemasan, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.
“Saat ini harga plastik naik cukup tinggi. Kalau terus pakai plastik, keuntungan kami makin tipis,” ungkap salah satu pedagang makanan.
BACA JUGA:Pohon Tumbang di Sunur dan Kisam Tinggi, Ganggu Jaringan Listrik OKU Selatan
BACA JUGA:Harga Plastik Naik Lebih dari 50 Persen, Pelaku Usaha di Sumsel Tertekan
Dengan adanya imbauan dari pemerintah, sebagian pelaku UMKM mulai mempertimbangkan penggunaan daun pisang sebagai alternatif. Selain lebih murah, bahan ini juga mudah ditemukan di wilayah Sumatera Selatan yang memiliki banyak lahan pertanian.
Sumber:
