Program Makanan Bergizi Gratis Disorot, Dugaan Makanan Tak Layak Picu Kekhawatiran

Minggu 05-04-2026,16:34 WIB
Reporter : HOS
Editor : HOS

Agung menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup mata atas kejadian tersebut dan langsung melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada balita tetap terjaga sesuai standar gizi dan keamanan pangan.

Sebagai tindak lanjut, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Banjarharja kini menerapkan pengawasan yang lebih ketat. Setiap makanan yang dinilai kurang layak akan langsung dibuang dan diganti dengan yang baru.

BACA JUGA:Jalan Perkim Jadi Langganan Banjir Saat Hujan, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah OKU Selatan

“Hari ini pun kalau ada masakan yang kualitasnya kurang baik, langsung kami buang dan dimasak ulang,” tegasnya.

Pemerintah setempat juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta memastikan program berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan gizi balita tanpa mengorbankan aspek keamanan makanan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa program sosial, khususnya yang menyasar kelompok rentan seperti balita, harus dijalankan dengan standar kualitas yang tinggi. Kepercayaan masyarakat menjadi hal utama yang harus dijaga agar program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal.

Kategori :