BANNER RAMADHAN KOMINFO

BPJS Kesehatan Imbau Peserta Cek Status Kepesertaan Secara Berkala

BPJS Kesehatan Imbau Peserta Cek Status Kepesertaan Secara Berkala

BPJS Kesehatan Imbau Peserta Cek Status Kepesertaan Secara Berkala--

Harian OKU Selatan.ID - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan memastikan layanan kepada peserta tetap berjalan optimal menjelang bulan suci Ramadan. Hal ini disampaikan menyusul meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, terutama untuk pemeriksaan rutin dan pengobatan penyakit kronis.

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik mitra tetap beroperasi sesuai jadwal yang ditetapkan, dengan penyesuaian jam layanan selama Ramadan. Rumah sakit rujukan juga diminta memastikan kesiapan tenaga medis dan ketersediaan obat bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BACA JUGA:Kue Lebaran Mulai Muncul, Pedagang Optimistis Penjualan Meningkat Jelang Idulfitri

Direktur Layanan BPJS Kesehatan dalam keterangannya menyebutkan bahwa peserta tetap dapat mengakses layanan administrasi secara digital melalui aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut, peserta bisa melakukan pendaftaran antrean online, perubahan data, hingga pengecekan status kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Di sejumlah daerah seperti Palembang, kantor cabang BPJS Kesehatan juga membuka layanan informasi tambahan untuk membantu peserta yang mengalami kendala administrasi. Petugas disiagakan untuk memberikan edukasi terkait hak dan kewajiban peserta, termasuk pentingnya membayar iuran tepat waktu agar status kepesertaan tetap aktif.

BACA JUGA:Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas, Rajai Asia Tenggara

Selain itu, BPJS Kesehatan mengingatkan peserta Program JKN untuk memastikan kepesertaan dalam kondisi aktif sebelum memasuki Ramadan dan Idulfitri. Pasalnya, mobilitas masyarakat cenderung meningkat pada periode tersebut, termasuk perjalanan mudik yang berpotensi membutuhkan layanan kesehatan di luar daerah domisili.

Peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan di luar kota sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dalam kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan tanpa melihat status rujukan. Sementara untuk layanan non-darurat, peserta dapat memanfaatkan fitur rujukan dan antrean online melalui aplikasi.

BACA JUGA:Video Aksi Damai Pelajar di Palembang Viral, Warganet Soroti Edukasi Demokrasi Sejak Dini

BPJS Kesehatan juga terus mendorong transformasi digital guna mempermudah akses layanan. Hingga saat ini, jutaan peserta telah menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk berbagai keperluan administrasi dan layanan kesehatan.

Pengamat kebijakan publik menilai, peningkatan kualitas layanan dan digitalisasi menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program JKN. Dengan jumlah peserta yang terus bertambah setiap tahun, inovasi layanan dinilai krusial untuk menjaga efisiensi dan transparansi.

BACA JUGA:Sekda OKU Selatan Pimpin Rapat Pembahasan Pendirian Mall Pelayanan Publik, Dorong Layanan Terpadu Lebih Cepat

Menjelang Ramadan, BPJS Kesehatan berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan, mengatur pola makan saat sahur dan berbuka, serta rutin mengonsumsi obat bagi yang memiliki penyakit kronis. Dengan layanan yang tetap berjalan dan dukungan teknologi digital, diharapkan kebutuhan kesehatan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi secara optimal.

Sumber: