Pelaksanaan Program MBG di Kisam OKU Selatan Dievaluasi, Kualitas Makanan Dikeluhkan
Program MBG di Kisam OKU Selatan menuai sorotan karena kualitas makanan dinilai tidak layak. Masyarakat mendesak evaluasi dan pengawasan ketat.--
Harian OKU Selatan.ID- Program Makanan Bergizi (MBG) yang disalurkan kepada ratusan hingga ribuan siswa di wilayah Kisam, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, kini menuai sorotan dari masyarakat. Program yang seharusnya membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah tersebut justru dinilai tidak layak, baik dari segi kualitas maupun penyajiannya.
Sejumlah warga dan orang tua siswa mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap kondisi makanan yang dibagikan. Mereka menilai makanan yang diterima siswa kurang memenuhi standar gizi, bahkan ada yang dianggap tidak higienis. Hal ini memicu pertanyaan mengenai pengawasan serta tanggung jawab pihak pelaksana program di lapangan.
BACA JUGA:Di Balik SAJADAH Polres OKU Selatan, Warga Menilai Hanya Formalitas
BACA JUGA:PLN Jadwalkan Pemadaman Bergilir di OKU Selatan Selama April 2026
Program MBG sendiri dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak-anak, khususnya di daerah. Namun dalam praktiknya di wilayah Kisam, pelaksanaannya dinilai jauh dari harapan. Beberapa laporan menyebutkan bahwa makanan yang disediakan tidak segar, kurang variatif, serta tidak memperhatikan keseimbangan nutrisi yang dibutuhkan anak-anak.
Kondisi tersebut tentu sangat memprihatinkan, mengingat siswa merupakan kelompok yang rentan dan membutuhkan asupan gizi yang baik untuk menunjang aktivitas belajar dan tumbuh kembang mereka. Jika makanan yang diberikan tidak memenuhi standar, maka tujuan utama program ini dikhawatirkan tidak akan tercapai.
Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan siapa pihak yang bertanggung jawab atas eksekusi program MBG di daerah tersebut. Mulai dari proses pengadaan bahan makanan, pengolahan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah, semuanya seharusnya berada dalam pengawasan ketat pihak terkait.
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Hadirkan Kredit Kendaraan Bermotor, Sasar ASN hingga PPPK
BACA JUGA:Calon Jemaah Haji Sumsel Mulai Masuk Asrama 21 April 2026
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di Kisam. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar layak konsumsi, bergizi, serta memenuhi standar kesehatan.
Tidak hanya itu, transparansi dalam pengelolaan program juga menjadi tuntutan masyarakat. Dengan adanya keterbukaan, diharapkan dapat diketahui di mana letak permasalahan sebenarnya, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan.
BACA JUGA:Pemerintah Terapkan Sejumlah Kebijakan Hemat Energi, dari WFH hingga Pembatasan Perjalanan Dinas
BACA JUGA:Pembunuhan Staf Bawaslu OKU Selatan, Motif Diduga Cekcok Asmara
Para orang tua siswa berharap agar pemerintah dan pihak terkait tidak mengabaikan persoalan ini. Mereka meminta agar kualitas makanan diperbaiki dan pengawasan diperketat, sehingga anak-anak dapat menerima manfaat dari program MBG secara maksimal.
Sumber:
