Harian OKU Selatan.ID- PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muaradua akan melakukan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan selama April 2026. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 2 April hingga 24 April 2026 dan akan berdampak pada berbagai kecamatan.
Pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, tergantung kondisi di lapangan. Adapun wilayah yang terdampak cukup luas, meliputi Muaradua, Buay Pemaca, Buay Rawan, Banding Agung, Mekakau Ilir, Kisam Ilir, Pulau Beringin, hingga Sungai Are dan sekitarnya.
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Hadirkan Kredit Kendaraan Bermotor, Sasar ASN hingga PPPK
BACA JUGA:Nasib PPPK Terancam? Wacana Tak Perpanjang Kontrak Picu Kegelisahan di Daerah
PLN menjelaskan bahwa pemadaman ini dilakukan dalam rangka perawatan jaringan serta peningkatan kualitas layanan listrik kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pasokan listrik ke depan lebih stabil dan meminimalisir gangguan yang sering terjadi.
“Pemadaman ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas jaringan. Kami mohon pengertian masyarakat karena pekerjaan ini penting demi pelayanan yang lebih baik,” demikian disampaikan dalam informasi resmi yang beredar.
BACA JUGA:Ribuan Pendaftar Anggota Polri, Kapolda Sumsel Tekankan Proses Bersih dan Transparan
BACA JUGA:Aturan Baru Batasan Pembelian BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026, Mobil Pribadi Maksimal 50 Liter
Meski bertujuan untuk perbaikan, kebijakan ini tetap menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian warga mengaku harus menyesuaikan aktivitas harian mereka, terutama yang bergantung pada listrik, seperti pelaku usaha kecil, pekerja rumahan, hingga kegiatan belajar anak-anak.
Beberapa warga mengaku khawatir pemadaman yang berlangsung cukup lama akan mengganggu aktivitas ekonomi dan produktivitas. Namun di sisi lain, ada pula masyarakat yang memahami langkah PLN sebagai bagian dari perbaikan jangka panjang.
Untuk mengantisipasi dampak pemadaman, masyarakat diimbau melakukan sejumlah persiapan. Di antaranya dengan mengisi daya perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop sebelum jadwal pemadaman, serta menyiapkan sumber penerangan alternatif seperti lampu darurat atau lilin.
BACA JUGA:Viral! Penumpang LRT Sumsel Tembus 213 Ribu Selama Lebaran, Transportasi Massal Jadi Primadona
BACA JUGA:Prabowo Instruksikan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen
Selain itu, warga juga disarankan mengatur aktivitas penting, seperti pekerjaan yang membutuhkan listrik, agar tidak terganggu selama periode pemadaman berlangsung.
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat menggunakan peralatan listrik setelah aliran kembali normal, guna menghindari risiko kerusakan akibat lonjakan daya.