Wabup OKU Selatan Tekankan Sinkronisasi dan Data Akurat dalam Penyusunan RKPD 2027
Wabup OKU Selatan Beri Arahan pada Rapat Penyusunan RKPD 2027-Fhoto : Ist-
Harianokus.com – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Misnadi, menekankan pentingnya sinkronisasi antar perangkat daerah serta penggunaan data yang akurat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Target dan Capaian Indikator Makro yang digelar di Ruang Nagara Bhakti, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
BACA JUGA:Sejuta Cerita dalam Se-Keranjang Kopi: Potret Panen Raya Petani OKU Selatan
BACA JUGA:Distribusi Air Bersih Terganggu, Warga Simpang Pendagan hingga Kisau Dilayani Mobil Tangki
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa penyusunan RKPD merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
“Penyusunan RKPD 2027 menjadi dokumen strategis tahunan sebagai penjabaran dari RPJMD Kabupaten OKU Selatan Tahun 2025–2029. Karena itu, target indikator makro harus disusun secara realistis, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinkronisasi antar OPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan perencanaan yang efektif dan tepat sasaran. Seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas perencanaan berbasis data.
BACA JUGA:Pasar Kopi Tiongkok Dibanjiri Tren Rasa Buah, Thailand Bidik Peluang Ekspor Bahan Tropis
BACA JUGA:Kalangan dan Pasar Saka Selabung Lesu, Masa Panen Tak Mampu Dongkrak Daya Beli Warga
Selain itu, Wabup juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor agar program dan kegiatan yang disusun benar-benar mampu mendukung pencapaian indikator makro daerah. Penggunaan data yang valid, akurat, dan mutakhir disebut menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.
“Setiap OPD harus memastikan program yang dirancang benar-benar berdampak dan selaras dengan target pembangunan daerah,” tegasnya.
Wabup juga mengajak seluruh peserta rapat untuk mengikuti pembahasan dengan serius serta berkomitmen menghasilkan perencanaan yang berkualitas demi kemajuan daerah.
BACA JUGA:Kalangan dan Pasar Saka Selabung Lesu, Masa Panen Tak Mampu Dongkrak Daya Beli Warga
Sumber:
